Dikembangkan Sistem Informasi Managemen Pengujian Online

0
64 views

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Kamis, 17/09 – 2015 ).

Asep Ertanto.
Asep Ertanto.

Kepala Seksi Pengujian pada Dishub Kabupaten Garut, H. Asep Ertanto, S.IP, M.Si katakan, pengembangan sistem informasi managemen pengujian kendaraan bermotor secara online, diupayakan dalam waktu dekat ini bisa direalisasikan.

Lantaran menjadi salah-satu wujud akreditasi pengujian, selain tentunya diperlukn kelengkapan peralatan penunjangnya. Sehingga paling lambat pada 1 Desember 2016 mendatang bisa diimplementasikan. Terkait Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133/2015 Tentang Pengujian Kendaraan Bermotor.

Serta sekaligus menjadi momentum peringatan hari jadi Perhubungan 2015, katanya.

Pada pengembangan sistem informasi pengujian secara online tersebut, dapat terintegrasi dengan ragam peralatan pengujian serta administrasinya, termasuk data base ragam jenis kendaraan wajib uji, laporan keuangan, serta pelaksanaan kendaraan dilakukan pengujian, katanya kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (17/09-2015).

Dikemukakan Asep Ertanto, proses pengadaan piranti pengembangan sistem informasi managemen pengujian termasuk penguatan sumber daya manusianya itu, memerlukan pendanaan sekitar Rp400 juta.

Tunggu Giliran Pengujian.
Tunggu Giliran Pengujian.

Namun yang diusulkannya ini terealisasi pada APBD 2015 senilai Rp100 juta, karenanya kembali diusulkan bisa mendapatkan alokasi dana kekurangannya pada tahun anggaran 2016 mendatang, imbuhnya.

Pada lingkungan Seksi pengujian terdapat sembilan SDM penguji, namun hingga kini masih kekurangan perangkat penguji spedometer.

Dikatakan, kini seluruh jajarannya antara lain pula gencar memprioritaskan kesiapan operasional kendaraan uji keliling.

Sebab sarana tersebut, kian mendesak diperlukan bisa memenuhi kebutuhan proses pengujian keliling pada setiap seluruh delapan “Unit Pelaksana Teknis Daerah” (UPTD) wilayah di kabupaten ini.

Sehingga diharapkan, minimal sebulan dua kali berlangsung proses pengujian menggunakan kendaraan uji keliling dengan berkoordinasi pada masing-masing UPTD wilayah, ungkapnya.

Diagendakan kendaraan uji keliling itu, bisa mulai beroperasional tahun depan. Sebab proses pengadaannya bersumber APBD Provinsi Jawa Barat bernilai Rp1 miliar tahun anggaran 2016 mendatang, katanya.

Di antaranya dilengkapi piranti uji lampu, uji emisi bensin, uji emisi solar, uji suspensi, uji minyak rem, analisa batterai, uji peralatan kerja bantu, timbangan serta perangkat uji alat bantu lainnya, seluruhnya berbasiskan komputer, kata dia.

Dikemukakan, dari target perolehan “Pendapatan Asli Daerah” (PAD) 2015 senilai Rp1.052.886.820,- hingga triwulan kedua atawa akhir Juni 2015 bisa terealisasi Rp602.517.400 atau 57,23 persen.

Diperoleh antara lain dari retrebusi proses pengujian berkala pertama, berkala ulangan, kendaraan bukan wajib uji, serta dari material uji.

Terdiri ganti buku uji yang kehabisan kolom, dari kehilangan buku uji serta bersumber pergantian identitas pemilik.

Dikatakan, realisasi belum terpenuhi Rp450,369.420 tersebut, optimis bisa tercapai pada akhir 2015 mendatang, ungkap Asep Ertanto.

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here