Digulirkan Penanganan Kompleksitasnya Permasalahan Sosial di Garut

0
24 views
Dadang Buchori, S.Sos.
Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Tarogong Kidul Ini, Juga Bisa Menimbulkan Maupun Pemicu Timbulnya Kerawanan Permasalahan Sosial.

“Berbasiskan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial”

Garut News ( Senin, 03/02 – 2020 ).

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dadang Bunyamin, S.Sos beserta soliditas kinerja seluruh jajarannya kini gencar menggulirkan ragam upaya penanganan kompleksitasnya permasalahan sosial di kabupaten setempat.

Dengan berbasiskan data terpadu kesejahteraan sosial di salah-satu seksinya, dipastikan bisa mendukung formula Seksi Penanganan Fakir Miskin Perdesaan, serta Seksi Penanganan Fakir Miskin Perkotaan dan Pesisir.

Bahkan dari produk data terpadu tersebut, penanganan permasalahan sosial juga dikoordinasikan dengan kewenangan setiap Bidang di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Garut, imbuh Dadang Bunyamin kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (03/02-2020).

Dikemukakan, upaya pemberdayaan, jaminan, dan rehabilitasi juga diharuskan sesuai dengan informasi yang tercantum dalam data tersebut (Undang-Undang Nomor.13/2011 Tentang Penanganan Fakir Miskin).

Lantaran data “Permasalahan Kesejahteraan Sosial” (PMKS), dan “Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial” (PSKS), menjadi acuan capaian pelaksanaan ‘Indikator Kinerja Utama’ (IKU).

Berupa menangani PMKS, dan pengembangan PSKS yang berdasar Permensos Nomor.8/2012 terdapat 26 PMKS, serta 12 PSKS.

Diselenggarakan pula program Sembako bernilai Rp150 ribu dengan empat item terdiri berunsur karbohidrat (beras), protein hewani, nabati, serta berunsur vitamin dan mineral, buah-buahan juga sayuran, katanya.

Dikatakan, berdasar produk data terpadu 2019 ada 1.120.000 penduduk atau 281.587 kepala keluarga fakir miskin di kabupaten ini.

Kemudian antara lain, 16.412 anak balita terlantar, 22.950 anak terlantar, 7.798 perempuan rawan sosial, 79.661 lanjut usia terlantar, 1.028 anak dengan kedisabilitas, serta terdapat 5.586 penyandang disabilitas.

Ragam upaya penanganan permasalahan sosial tersebut, antara lain direalisasikan dengan mengkoordinasikan penanggulangannya sesuai tugas pokok dan fungsi setiap bidang.

Sedangkan 12 PSKS diberdayakan kualitas peran sertanya, antara lain Karang Taruna, Orsos, dunia usaha, wahana kesejahteraan sosial, dan keluarga pionir, imbuh Dadang Bunyamin pula, antara lain menambahkan.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here