‘Dielusnya’ Bakal Memimpin DPRD Garut Membuahkan Terangbenderang.

0
13 views
Ilustrasi. Ruang Rapat Paripurna DPRD Garut.
Ilustrasi. Rapat Paripurna DPRD Garut.

“Agar Segera Efektif Jalankan Tugas dan Fungsinya”

News ( Senin, 09/09 – 2019 ).

Meski masih belum resmi diumumkan, namun yang nama ‘dielus’ bakal memimpin DPRD Kabupaten Garut periode 2019-2024 mulai membuahkan titik terangbenderang.

Partai Golkar pemenang Pemilu 2019 di kabupaten tersebut, merekomendasikan Euis Idah Wartiah juga mantan anggota DPRD setempat 2014-2019 sebagai calon Ketua DPRD 2019-2024.

Kemudian Partai Gerindra merekomendasikan Enan mantan anggota DPRD pula 2014-2019, dan Ketua DPC Partai Gerindra Garut selaku Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra itu.

Sedangkan PPP merekomendasikan Agus Hamdani yang Ketua DPC PPP Garut, dan mantan Bupati sisa masa jabatan 2009-2014 sebagai Wakil Ketua DPRD Garut dari PPP; serta PKB merekomendasikan R. Mochamad Romli sebagai Wakil Ketua DPRD dari PKB.

Terdapatnya rekomendasi partai atas nama keempat calon Pimpinan DPRD ini, membuahkan harapan agar DPRD secara kelembagaan segera bekerja efektif.

Lantaran, dampak belum ada Pimpinan DPRD definitif serta alat kelengkapan dewan, bekibat masyarakat maupun anggota dewan mengalami kendala menampung, dan menindaklanjuti ragam aspirasi masyarakat yang bermunculan.

Sebab sejak dilantik11 Agustus 2019, bahkan hingga akhirnya hanya mengeluarkan permakluman terhadap masyarakat/kelompok masyarakat setiap kali mereka meminta beraudensi menyampaikan aspirasi.

“Kita berharap DPRD segera memiliki pimpinan definitif agar efektif menjalankan tugas dan fungsinya secara kelembagaan. Terutama menyangkut hal yang mengharuskan ada keputusan DPRD,” tandas Ketua DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriyadi, Ahad (08/09-2019).

Sekretaris DPRD Dedy Mulyadi melalui Kepala Bagian Hukum dan Persidangan Kusnadinata katakan, keempat nama tersebut direkomendasikan masing-masing partainya sebagai Pimpinan DPRD definitif . Surat penetapannyapun diterima kesekretariatan DPRD.

“Semuanya ada. Tinggal diproses tindaklanjutnya kemudian dilakukan pelantikan,” imbuh Kusnadinata didampingi staf Asep Nur.

Dikemukakan, sesuai ketentuan, keempat nama calon Pimpinan DPRD selanjutnya diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRD sesuai usulan empat partai pemenang terbesar, kemudian diusulkan penetapannya kepada Gubernur Jabar melalui Bupati Garut.

“Apabila SK Gubernur mengenai penetapannya turun, maka bisa dilaksanakan pelantikan/pengambilan sumpah janji Pimpinan DPRD dipandu Ketua Pengadilan Negeri,” katanya.

*******

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here