Diduga Menelikung Dana Desa, Kades Simpang Didesak Mundur

0
110 views
Berunjuk rasa.

Garut News ( Senin, 26/10 – 2018 ).

Berunjuk rasa.

Kepala Desa (Kades) Simpang di Kecamatan Cikajang Garut, Jawa Barat, didesak  segera mundur lantaran kuatnya dugaan menelikung Anggaran Dana Desa, dan Infrastruktur Perdesaan Tahun Anggaran 2015 – 2018.

Desakan mundur tersebut lantang mengemuka pada rangkaian unjuk rasa digelar ratusan penduduk desa itu, Senin ( 26/10 – 2018 ), yang langsung disampaikannya kepada Bupati Rudy Gunawan.

Bupati Menerima Para Pengunjuk rasa.

Bupati pun menerima aspirasi masyarakat pengunjuk rasa, dan antara lain menyatakan  segera membahasnya bersama institusi teknis terkait.

Sebelumnya diberitakan Garut News, “Aparat Pengawas Internal Pemerintah” (APIP) atau Inpektorat Kabupaten Garut, didesak agar senantiasa menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum, sehingga bisa digunakan sebagai tindak lanjut penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Lantang Menyuarakan Keresahan Penduduk Desa Simpang.

Termasuk pada kasus dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa dan Infrastruktur Perdesaan Tahun Anggaran 2015 – 2018 di Desa Simpang Kecamatan Cikajang Garut, Jawa Barat.

Desakan tersebut dikemukakan sejumlah penduduk desa itu, Senin ( 15/10 – 2018 ), menyusul terdapatnya Berita Acara “Badan Pemusyawaratan Desa” (BPD) Desa ini, yang melakukan investigasi pada 10 Oktober 2018, bersama Ketua RW. 02, dan perwakilan tokoh masyarakat serta Ketua RT. 03 menunjukan, “tidak ada realisasi pembangunan” ;

  1. Tembok Penahan Tanah (TPT) sesuai anggaran tertera di Perdes No. 7/2017 Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017 dengan kode rekening 2292;

2. Jalan Desa Kampung Simpang RW. 02 Kode Rekening 2291 yang tercantum dalam Peraturan Desa Simpang Nomor 7/2017 Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017 dengan kode rekening 2291.

Demikian Ketua Merangkap Anggota BPD Desa Simpang, Teteng Haelani, Muarif Halwani, Tuti Pujiastuti, dan Totoh Adianto.

Sebelumnya Ketua RW. 02, Adis menyatakan Tidak Ada Pembangunan TPT bernilai Rp40.160.700,-

Juga tidak ada pembangunan jalan desa di Kampung Simpang RW. 02 bernilai Rp49.830.300.

********

Esay/Fotografer : JDH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here