Diduga Lantaran Lapuk, Kantor Kelurahan Margawati Ambruk

0
35 views

Garut News ( Senin, 26/01 – 2015 ).

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).

Lantaran diduga lapuk nyaris selama 26 tahun tak pernah terdapat perbaikan, gedung Kelurahan Margawati Garut Kota mendadak sontak  ambruk, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (26/01-2015) dini hari.

Tak ada korban jiwa atawa luka pada peristiwa ditaksir menelan kerugian sekitar Rp200 juta tersebut.

Kepala Kelurahan setempat Awang Uriyan katakan, bangunan itu dibangun sekitar 1970, terakhir direnovasi sekitar 1989.

“Hingga kini belum pernah diperbaiki. Menjadi penyebab runtuhnya bangunan diduga tua. Soalnya, saat ambruk  tak ada hujan atawa angin,” katanya.

Dikatakan, kondisi kantor sempat dilaporkan ke bupati dan Distarkim agar diperbaiki, namun hingga kini belum juga terealisasi bahkan keburu ambruk.

“Kami beberapa kali mengirimkan proposal dan pemberitahuan, tetapi belum juga dikabulkan. Namun pernah Pak Bupati bilang, sekitar Oktober 2015 dibangun. Memang, kenyataannya tahun ini mau tak mau kudu dibangun. Sebab rubuh,” imbuhnya.

Mengantisipasi agar pelayanan terhadap masyarakat tak terganggu, kata Awang, aktivitas pemerintahan kelurahan dipindahkan sementara pada aula kelurahan setempat.

Aula pun sama berkondisi lapuk, terutama bagian atap. Tembok dinding bangunan pun miring.

Dikemukakan, Kelurahan Margawati terbilang kantor kelurahan paling unik se-Kabupaten Garut. Lantaran, kelurahan ini memiliki dua lokasi kantor.

Pertama, kantor kelurahan induk di Kampung Margawati yang rubuh, dan satu lagi kantor pembantu kelurahan di Kampung Cilandak berjarak sekitar lima kilometer dari kantor induk.

Bangunan kantor induk kelurahan dibangun sekitar 1970. Sedangkan kantor pembantu kelurahan dibangun sekitar 2003 pada masa pemerintahan Bupati Dede Satibi.

“Biasanya yang ada kantor pembantu itu Gubernur atau Bupati. Kalau kantor pembantu kelurahan tak ada. Maka ini unik. Bukan hanya se-kabupaten, tetapi sedunia,” katanya, canda.

Dijelaskan, semula kantor pusat pemerintahan akan dipindahkan ke kantor pembantu di Kampung Cilandak.

Namun masyarakat keberatan, bahkan sempat menimbulkan kegaduhan atas rencana pemindahan tersebut, katanya pula.

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here