Dicky Candra Komentari Arif Bencana Amuk Cimanuk

0
65 views
Dicky Candra Merenungi Makna Bencana Amuk Sungai Cimanuk.

“Mendesak Segera Memulihkan Tata Ruang Berbasis Kearifan Lokal”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 22/09 – 2016 ).

Dicky Candra Merenungi Makna Bencana Amuk Sungai Cimanuk.
Dicky Candra Merenungi Makna Bencana Amuk Sungai Cimanuk.

Artis Rd. Dicky Candra Negara juga mantan Wakil Bupati Garut menyatakan, terjadinya bencana amuk Sungai Cimanuk, dipastikan berhikmah berupa terdapatnya “pesan” Allah SWT.

Sehingga mendesak segera memulihkan tata ruang pembangunan berbasis kearifan lokal, juga yang benar-benar berwawasan lingkungan.

“Kita memiliki banyak orang pintar, sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan mengemas ragam perencanaan pembangunan yang bersahabat dengan alam”, imbuh Kang Dicky kepada Garut News, Kamis (22/09-2016), ketika mengunjungi lokasi porak-porandanya dampak banjir bandang.

Kudu Bersahabat Dengan Alam.
Kudu Bersahabat Dengan Alam.

Dikatakan, keilmuan yang dimiliki “karuhun” atawa nenek moyang kita dalam mengelola, dan menata alam lingkungan, dinilai tak kalah canggih dengan ilmu modern dari barat.

Lantaran karuhun kita pun, memiliki filosofis bernilai adi luhung memberlakukan alam lingkungan dengan sangat manusiawi, serta berbudaya.

Mereka hormat terhadap alam, dan lingkungan tempat dimanapun dipijak. Tak merusaknya melainkan memelihara serta menjaga sebaik mungkin, imbuhnya pula.

Kabupaten Garut, ungkapnya memiliki ragam sumber daya berpotensi pengembangan industri pariwisata, yang tak jauh beda dengan Thailand. Thailand memiliki potensi Gajah sedangkan Garut memiliki plasmanuftah Domba Garut.

Panik Terkubur Lumpur.
Panik Terkubur Lumpur.

“Potensi yang kita miliki ini, sangat ditunjang sumber daya pertanian namun bertopografi rawan bencana. Sehingga seluruh sektor sosial perekonomian itu, kudu dikelola secara bersahabat dengan alam,” tandasnya pula mengingatkan.

Juga dikemukakan, menyikapi terjadinya dampak sangat dramatis dari amuk Sungai Cimanuk, Diingatkan Dicky Candra tak perlu kita saling menyalahkan.

Melainkan bersama-sama bersinergi memaknai alam yang murka ini, dengan kearifan menatanya kembali  secara “amanah”.

Termasuk amanah menyalurkan maupun mengelola pelbagai bantuan bagi penerima manfaat yang terdampak banjir bandang tersebut.

Mednata dan Memelihara Alam Lingkungan Secara Berbudaya.
Menata dan Memelihara Alam Lingkungan Secara Berbudaya.

Dicky Candra Negara bersama keluarga menyampaikan duka cita sangat mendalam atas terjadinya prahara kini mendera penduduk Garut, semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindunganNya, serta senantiasa melimpahkan KaruniaNya, amien.

Sebelumnya, Kang Dicky antara lain mendatangi Posko Bencana di Makorem,  kemudian berjalan kaki menyusuri lintasan sepanjang Kampung Maktal, titik lokasi bencana di Kampung Cimacan, serta Kampung Cikeusik Sukamulya. Bahkan di Cikeusik bersama masyarakat menemukan sesosok mayat ibu-ibu korban bencana.

Kang Dicky pun sempat didaulat penduduk sekitar lokasi bencana untuk berfoto bersama, dan setiap yang berfoto memberikan sumbangan sukarela untuk korban bencana.

“Saya akan mengajak rekan-rekan artis yang tak sedang sibuk mengunjungi dan antara lain menghibur para korban bencana sekaligus diharapkan bisa memberikan sumbangsihnya,” ungkap Dicky Candra, yang diusung PDI-Perjuangan serta PBB bakal melaju pada Pilkada serentak Februari 2017 membidik kursi Walikota Tasikmalaya.

Uang Foto Bareng Untuk Korban Bencana.
Uang Foto Bareng Untuk Korban Bencana.

Dijelaskan, Kota Tasikmalaya sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Penyangga Priangan, antara lain bakal dikembangkan nilai lebih produktivitas sektor pertaniannya, ungkap dia pula antara lain menambahkan.

 

 

*********