Dibangun Jalan Penghubung Pakenjeng – Cikelet Pada 2020

0
6 views
Gun Gun Sukma Utama, ST.
Bakal Dibangun Peningkatan Kualitasnya.

“Penduduk Tunggu Realisasi Janji Manis Bupati”

Garut News ( Kamis, 17/10 – 2019 ).

Pada 2020 mendatang diagendakan pembangunan peningkatan kualitas jalan berkonstruksi rigid, yang bisa menghubungkan Kecamatan Pakenjeng dengan Kecamatan Cikelet.

Kepala Bidang Bina Program pada Dinas ‘Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang’ (PUPR) Kabupaten Garut, Gun Gun Sukma Utama, ST katakan pembangunan peningkatan kualitas konstruksi jalan tersebut bersumber APBD Garut 2020.

“Lintasan jalan itu, antara Neglasari – Girimukti sepanjang 1,5 kilometer dengan dana Rp600 juta, serta Cigadok – Kertamukti sepanjang empat kilometer dengan anggaran Rp4,6 miliar,” ungkapnya.

Memilukan.

Dikemukakan pula, Direktorat Pembangunan Sarana Prasarana Kawasan Perdesaan memberikan bantuan jalan untuk Wilayah 2 Regional Jawa dan Bali tahun 2019 ini.

Berupa dua paket bantuan di Kabupaten Tabanan Bali, dan Kabupaten Garut. Di Kabupaten Garut direalisasikan pada lintasan jalan Baru Dua Malangbong sepanjang 500 meter berpagu anggaran sekitar Rp500 juta.

Berkonstruksi jalan akses dan rigid ini menghubungkan ke lokasi embung, bersumber dana APBN.

Pada 2020 juga dibangun peningkatan kualitas ruas badan jalan sepanjang 3,05 kilometer berkonstruksi rigid melintasi Taman Satwa Cikembulan bersumber APBD Garut bernilai sekitar Rp3 miliar.

Sebelumnya diberitakan Garut News, warga Kecamatan Pakenjeng di Desa Neglasari mengaku masih menunggu janji manis Bupati Rudy Gunawan, menyusul pada awal September lalu bertepatan 1 Muharam 1441 H menjadikan pembangunan jalan desa.

Mulai dari ujung Desa Neglasari hingga menembus Kampung Cigalontang Desa Giri Mukti Cikelet berkonstruksi Redimix sepanjang 10 km lebih, dijandikan Bupati bisa dialokaikan bersumber APBD 2020 mendatang, katanya.

Plt. Camat Pakenjeng, Suherman, S.Sos katakan senantiasa berupaya maksimal menghimpun serta memfasilitasi harapan dan aspirasi masyarakatnya.

Termasuk pembahasan pada rapat koordinasi pembangunan tingkat kecamatan mengenai rencana pembangunan ruas jalan Karangsari-Cimareme sepanjang empat kilometer, juga antara lain pembangunan jembatan Tanjungjaya Tegalgede sepanjang 195 meter, katanya pula kepada Garut News di Pakenjeng.

Suherman pun menyatakan, kekeringan akibat kemarau panjang berdampak pada hilangnya penghasilan petani terutama buruh tani.

Berdasar laporan keadaan bencana alam kekeringan di wilayah Kecamatan Pakenjeng hingga 31 Agustus 2019, mengakibatkan 148 hektare tanaman padi gagal panen, dan 106 hektare lainnya terancam.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here