DH2 Layak Pimpin Garut

0
131 views

Oleh :  Heri Kuswara.*

Garut News ( Kamis, 05/05 – 2016 ).

Dedi Hasan.
Dedi Hasan Bahtiar.

Garut kota “leutik” penuh cerita, banyak orang bercerita Tentang Garut, cerita tentang Dodol Garut, Domba Garut, Jeruk Garut, jaket kulit Garut, tukang Sol Garut, tukang cukur Garut, Wisata Garut, terakhir yang paling heboh adalah batu Akik Garut yang terkenal sampai kemancanegara yaitu pancawarna edong dan ijo ohen.

Sebagai ASGAR sayapun tentu selalu berhasrat untuk cerita Tentang Garut, kali ini saya ingin bercerita tentang calon pemimpin masa depan Garut.

Meski berpredikat sebagai daerah tertinggal Garut tetap Pangirutan, tengok artikel ringan saya tiga tahun lalu di http://www.gosipgarut.com/read/2013/07/25/garut-dayeuh-pangirutan-menohok-maraknya-cabupcawabup-garut.12, ketika itu Garut bak “mojang priangan” menjadi “rebutan” 10 pasangan anak adam.

Pilkada Garut memang masih sekitar dua tahunan lagi (2018), namun sayup-sayup sudah mulai terdengar beberapa nama yang dijagokan untuk menduduki G1.

Dadan
Dadan H.

Tak ada “pesanan” dari siapapun, sekali lagi saya sangat berhasrat untuk bercerita Tentang Garut, wabilkhusus kali ini cerita tentang dua tokoh Muda Garut yang “sependek” saya ketahui mempunyai 10 kesamaan, yaitu sama-sama muda, sama-sama sederhana, sama-sama ramah dan bersahaja, sama-sama berasal dari aktifis organisasi, sama-sama karirnya merangkak dari bawah, sama-sama wakil rakyat, sama-sama merakyat, sama-sama cerdas dan visioner, sama-sama taat beragama terakhir sama-sama mempunyai nama dengan kata pertama berawalan D dan selanjutnya kata kedua berawalan H (DH).

DH2 yang saya maksud adalah Dedi Hasan Bahtiar dan Dadan Hidayatulloh. Sebagai akademisi yang concern di bidang pengembangan karir, saya melihat keduanya mempunyai Curriculum Vitae yang mumpuni, Level pendidikan formal yang sampai sarjana, Karir politik yang cemerlang ditambah dengan segudang pengalaman organisasi, saya yang bukan politikus ini menyimpulkan Career Portfolio Keduanya sangat Layak Memimpin Garut di 2018 mendatang.

Dedi Hasan yang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, karir politiknya merangkak naik setidaknya dimulai dari Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) salah satu Parpol dan diusianya yang sangat relative muda (±27 th) pada tahun 2004 ia terpilih menjadi wakil rakyat di parlemen Garut sekaligus dipercaya sebagai sekretaris fraksi.

Pada Pileg (2009) dengan perolehan suara cukup besar dan signifikan, Dedi Hasan kembali terpilih sebagai legislator Garut dan menduduki posisi Wakil Ketua DPRD, pencapaian karir luar biasa menjadi pimpinan parlemen diusianya yang baru 30 tahunan.

Di tahun 2014 Dedi Hasan mengikuti pencalonan legislatif di tingkat provinsi, berbekal pengalaman sepuluh tahun menjadi Legislator Garut, ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan sekaligus sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan.

Karir politik yang spektakuler. Meskipun Saat ini Dedi Hasan adalah “musuh” terberat saya di lapangan bulutangkis, Namun ia salah satu yang saya jagokan untuk menduduki G1.

Dadan Hidayatulloh, sekilas yang saya tahu adalah sosok organisatoris yang handal dan berpengalaman, aktifis dan menjadi pengurus inti di pelbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. di tahun 2008 Dadan memulai karir politiknya menjadi wakil ketua salah satu parpol di tingkat kabupaten, tak butuh waktu lama satu tahun kemudian (2009) dipercaya oleh rakyat menjadi wakilnya di parlemen (anggota DPRD Garut), pada tahun 2010 terpilih sebagai Ketua DPC partainya.

Dan untuk masa bhakti 2014-2019, pada Rabu (13/08-2014) Dadan kembali resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut. Melengkapi karir politiknya, satu bulan kemudian Dadan dilantik sebagai salah satu pimpinan DPRD Garut (Wakil Ketua). saat ini untuk kali kedua dipercaya sebagai Ketua Partainya.

Beberapa kali saya ketemu dengannya di kegiatan organisasi kemahasiswaan, meskipun hanya tegur sapa karena belum terlalu kenal namun Dadan cukup ramah dan bersahaja. Sebagai orang yang pernah di organisasi yang sama dengan saya, tentu sedikit banyak Saya mengenalnya, Dadan adalah salah satu figure yang layak pimpin Garut kedepan.

DH2 menurut saya adalah salah – satu dua tokoh muda Terbaik Garut, tanpa mengesampingkan tokoh-tokoh lainnya, saat ini saya baru jatuh hati ke DH2, entah ke depan mengingat dinamika konstelasi politik sangat cepat berubah.

Pilkada Garut masih terbilang panjang, penjaringan bakal calon di tingkat partai biasanya dilaksanakan satu tahun sebelum pilkada, setiap partai mempunyai mekanisme penjaringan masing-masing, ada yang melakukan penjaringan bakal calon secara terbuka (dari internal/ekternal partai), ada yang melalui rekomendasi atau keputusan Pusat, ada yang diputuskan melalui pimpinan partai setempat/wilayah, ada pula yang membentuk tim untuk memilih kandidat terbaik, mungkin bisa juga melalui poling yang dilakukan tim survey.

Entah seperti apa mekanismenya yang pasti saya menginginkan DH2 “berkompetisi” atau “menikah” di Tahun 2018 untuk Garut yang lebih Baik.

*******

*Akademisi/Ketua Gema Asgar Jakarta. (Dari Berbagai Sumber).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here