Demokrat Dukung Rudy-Helmi

by

Garut News, ( Rabu, 13/11 ).

Foto : John
Foto : John

Partai Demokrat akhirnya berkoalisi mendukung pasangan Cabup/Cawabup bernomor delapan, pasangan Rudy Gunawan-Helmi Budiman, sebelumnya diusung PBB, Gerindra, dan PKS.

Pimpinan Partai Demokrat menginstruksikan seluruh kader dan elit partainya “all out” bekerja keras guna memenangkan Rudy-Helmi.

Kader, dan elit partai ketahuan tak konsisten atawa tak mengindahkan instruksi partai, terutama calon anggota legislatif, dan anggota DPRD Garut diancam sanksi tegas, dicoret dari pencalonannya, atawa dipecat dari partai.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri, mengingatkan sikap tegas tersebut dilakukan sesuai kesepakatan internal partai, dan arahan DPD Partai Demokrat Jawa Barat, agar terbangun soliditas partai demi memenangkan Rudy-Helmi.

Ilustrasi, Ribetnya Saksikan Percaturan Politik Garut. (Foto: John).
Ilustrasi, Ribetnya Saksikan Percaturan Politik Garut. (Foto: John).

“Yang kita hitung dari kader atawa elit Demokrat itu bukan pada hasilnya tetapi pada proses. Sejauh mana kader dan elit Demokrat bekerja memenangkan pasangan nomor delapan ini. Lantaran jika soal hasil, itu di luar kewenangan kita. Siapapun tak ada bisa menjamin. Apabila prosesnya benar maka apapun hasilnya, kudu kita terima,” katanya kepada wartawan di gedung DPRD setempat, Selasa (12/11) sore.

Karena itu, Bajuri mengingatkan Rudy-Helmi agar melaporkan ke partai, apabila mendapakan kader atawa elit Partai Demokrat tak bekerja memenangkan Rudy-Helmi, katanya pula.

“Kita akan all out memenangkan pasangan nomor delapan ini. Karena itu, kalau melihat terdapat elit Demokrat, apalagi caleg atawa anggota dewan, tak konsisten pada instruksi partai, kandidat agar melaporkan pada partai. Tentu ada risiko, sanksinya,” tandasnya.

Bajuri menyebutkan, pilihan dukungan Partai Demokrat pada Rudy-Helmi selain lantaran terdapat kesamaan visi kandidat pasangan dengan Partai Demokrat, juga dikarenakan pasangan tersebut sanggup menunjukkan keseriusan berkoalisi.

“Sesuai etika berorganisasi, kandidat nomor delapan lah serius menindaklanjuti koalisi, memenuhi syarat administrasi, mengajukan permohonan koalisi dengan surat resmi. Kandidat ini juga terdapat kesamaan visi dengan Demokrat ingin terus menyejahterakan rakyat ke depan,” ungkapnya.

***** Zainul, JDH.