Delapan Musibah Mina Terjadi Sejak 1990

0
31 views

Garut News ( Kamis, 24/09 – 2015 ).

Ribuan umat Islam shalat berjamaah di Masjid Namira, Padang Arafah, dekat kota suci Mekah, Saudi Arabia, 23 September 2015. Umat Islam berkumpul di Padang Arafah pada puncak ibadah haji, tepatnya 9 Dzulhijjah pada penanggalan Islam. (AP PHOTO / MOSA'AB ELSHAMY).
Ribuan umat Islam shalat berjamaah di Masjid Namira, Padang Arafah, dekat kota suci Mekah, Saudi Arabia, 23 September 2015. Umat Islam berkumpul di Padang Arafah pada puncak ibadah haji, tepatnya 9 Dzulhijjah pada penanggalan Islam. (AP PHOTO / MOSA’AB ELSHAMY).

– Peristiwa terinjak-injaknya para jemaah haji saat menjalani prosesi ibadah haji bukan kali ini terjadi di Mina, Arab Saudi. Setidaknya, sudah delapan kali peristiwa yang sama terjadi sejak 1990.

Di musim haji, jutaan orang dari seluruh penjuru dunia datang melaksanakan rukun Islam kelima ke negeri itu.

Pemerintah Arab Saudi hingga kini tak putus melakukan perbaikan sarana dan prasana demi lancarnya ibadah haji.

Belum lama ini, sebuah crane yang digunakan dalam proses pembangunan terjatuh di Masjidil Haram, Mekkah. Sebanyak 107 orang tewas, termasuk 10 orang jemaah haji asal Indonesia.

Namun, ancaman paling fatal di tengah kerumunan jutaan orang adalah terjatuh dan terinjak-injak. Kejadian fatal ini sudah delapan kali terjadi dalam rentang 15 tahun.

Berikut delapan peristiwa terinjak-injaknya jemaah haji yang pernah terjadi.

2015: Lebih dari 400 orang tewas terinjak-injak dalam perjalanan menuju tempat melempar jumrah di Mina. Sebuah rombongan tiba-tiba berhenti berjalan. Sementara, rombongan lain di belakang terus berjalan, mendesak dari belakang.

2006: Lebih dari 360 calon haji tewas terinjak-injak massa yang tengah menjalani ritual lempar jumrah di Mina. Pada musim haji tahun itu pula, sebuah gedung delapan lantai yang berfungsi sebagai penginapan di dekat Masjidil Haram ambruk. Sedikitnya 73 orang tewas.

2004: Massa yang berdesakan di Mina mengakibatkan ratusan orang terinjak-injak. Sebanyak 244 orang tewas, dan ratusan lainnya cedera pada hari terakhir pelaksanaan ibadah haji.

2003: Sebanyak 14 orang tewas terinjak-injak saat dua rombongan yang usai melempar jumrah bertemu dengan rombongan lain yang baru datang.

2001: Sedikitnya 35 calon haji tewas terinjak-injak massa di Mina pada hari terakhir ibadah haji.

1998: Sekitar 180 calon haji terinjak-injak massa yang panik setelah beberapa di antara mereka jatuh dari jembatan layang saat pelaksanaan ritual jumrah di Mina.

1994: Sekitar 270 calon haji meninggal lantaran terinjak-injak massa saat pelaksanaan ritual jumrah di Mina.

1990: Insiden paling fatal terjadi ketika massa berdesakan di terowongan menuju Mekkah. Sebanyak 1.426 orang tewas terinjak-injak.

*******
Editor : Heru Margianto/ Kompas.com