HIV/AIDS Setiap Bulan Menjangkiti Delapan Warga Garut

by
Pemeriksaan Gratis (Konseling & Tes HIV dan IMS) Kepada Populasi Kunci di Garut, Jawa Barat.

“Terindikasi Kuat Akibat Degradasi Moral”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 05/10 – 2017 ).

Pemeriksaan Gratis (Konseling & Tes HIV dan IMS) Kepada Populasi Kunci di Garut, Jawa Barat.

Dampak sangat mengerikan terjadinya “Degradasi Moral”,  antara lain yang kini diduga kuat menjadi penyebab semakin bertambahnya penduduk Kabupaten Garut yang terinsfeksi HIV/AIDS, Fenomena gunung es tersebut hingga akhir 2016 silam terdapat 524 warga kabupaten ini terinsfeksi jenis penyakit mematikan itu.

Kemudian hingga akhir Juni 2017 lalu bertambah menjadi sedikitnya 573 kasus, sehingga penambahannya selama enam bulan terakhir mencapai 49 kasus. Sehingga rata-rata setiap bulan terdapat lebih delapan penduduk Kabupaten Garut terinsfeksi HIV/AIDS. 

Kendati proses penanggulangan termasuk mencegah penyebarannya kini berlangsung, tetapi ragam ketidakpastian bisa membuahkan hasil maksimal masih tetap membayanginya.

Lantaran selama ini, upaya penanggulangan pada nyaris seluruh permasalahan kerap didominasi nuansa kosmetikal atau masih belum sepenuhnya menyentuh akar permasalahan.

Degradasi moral, merupakan akar permasalahan yang semakin menggerus sekaligus membuai ragam pemenuhan kebutuhan material dan spiritual, juga kebahagiaan.

Menjadikan keinginan tak terbatas, malahan tak pernah terpuaskan dibanding kebutuhan manusiawi yang sesungguhnya, moralitas yang baik, dan terpuji.

Sebagai gambaran, nyaris pada setiap titik lokasi seputar Kota Garut, dan sekitarnya sarat aktivitas “transaksi badani”, kalangan PSK banyak bertengger antara lain sepanjang Jalan Pramuka, Jalan Guntur, juga di kawasan Wisata Cipanas. Tak termasuk para PSK terselubung ada dimana-mana.

Diperparah pula pada seputar Hutan Kota “Keerkhoof” hingga kini masih diwarnai merebak-maraknya aktivitas para “bencong” menjaring calon mangsanya masing-masing, atau sebaliknya diuber para calon “konsumen”.

“Berikut Data Kasus Orang terinfeksi HIV/AIDS”

Penularan HIV  dan IMS pada tahun-tahun ini mengalami pergeseran kenaikan signifikan kepada kaum perempuan, sebagai Pekerja Sex ataupun Ibu-ibu rumah tangga  mengalami penularan dari suami.

Mulai 2007 s/d 2016 di Kabupaten Garut

No Tahun Kasus Baru JumlahKumulatif
1 2007 21 21
2 2008 25 46
3 2009 36 82
4 2010 48 130
5 2011 22 152
6 2012 49 201
7 2013 149 350
8 2014 54 404
9 2015 34 437
10 2016 87 524


Januari 2015 s/d Desember 2016
Data Kasus HIV/AIDS

No Jenis Kelamin AIDS HIV TOTAL
1 Laki-laki 211 128 339
2 Perempuan 117 68 185
Jumlah Total 328 196 524

HIV / AIDS Menurut Faktor Usia

No Kelompok Umur AIDS HIV TOTAL
1 < 1 1 2 3
2 1-5 11 5 16
3 6-9 3 1 4
4 10-24 17 10 27
6 25-39 248 152 400
7 40-49 44 24 68
8 50-59 4 2 6
Jumlah Total 328 196 524

HIV / AIDS menurut Faktor Resiko

No Faktor Resiko AIDS HIV TOTAL
1 LSL (LAKI SEX LAKI) 18 31 49
2 WARIA 13 7 20
3 WPS (WANITA PEKERJA SEX) 2 0 2
4 IDU’s / PENASUN 139 51 190
5 HRM (PRIA RESTI) 52 24 76
6 PASANGAN RESTI :
PEREMPUAN 95 46 141
LAKI-LAKI 14 12 26
7 PERINATAL/ANAK 10 5 15
8 TATOO 0 0 0
9 TAK TERIDENTIFIKASI 5 0 5
Jumlah Total 348 176 524

Sebaran HIV AIDS di Wilayah Kabupaten Garut

No Wilayah Kecamatan AIDS HIV TOTAL
1 GARUT KOTA 111 35 146
2 TAROGONG KIDUL 63 27 90
3 TAROGONG KALER 27 14 41
4 KARANGPAWITAN 10 9 19
5 CILAWU 13 5 18
6 KADUNGORA 14 2 16
7 WANARAJA 7 8 15
8 BAYONGBONG 11 2 13
9 CIBATU 8 5 13
10 LELES 9 2 11
11 BANYURESMI 4 5 9
12 CIKAJANG 7 2 9
13 SAMARANG 5 2 7
14 MALANGBONG 4 0 4
15 LEUWIGOONG 2 2 4
16 LIMBANGAN 3 0 3
17 PAMEUNGPEUK 2 1 3
18 CISOMPET 2 0 2
19 PAKENJENG 2 0 2
20 CIBALONG 1 1 2
21 CISURUPAN 1 1 2
22 PANGATIKAN 1 0 1
23 BUNGBULANG 1 0 1
24 SUCINARAJA 0 1 1
25 MEKARMUKTI 0 1 1
26 CIBIUK 0 1 1
27 KERSAMANAH 0 1 1
28 PASIRWANGI 0 1 1
29 CIGEDUG 0 1 1
30 CIKELET 1 1 2
Jumlah Total 328 196 524

 

*******