Damkar Garut Nyaris Menyerupai “Kerakap Diatas Batu”

0
9 views

Garut News ( Senin, 02/03 – 2015 ).

Baju Tahan Api Produk 1997 Masih Kerap Digunakan Meski Tak Lagi Memenuhi Syarat.
Baju Tahan Api Produk 1997 Masih Kerap Digunakan Meski Tak Lagi Memenuhi Syarat.

Kondisi beragam piranti penunjang operasional UPTD “Pemadam Kebakaran” (Damkar) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga kini masih memprihatinkan.

Padahal nyaris pada setiap seluruh lokasi di wilayah tersebut, selama ini rawan peristiwa atawa kasus kebakaran.

Di antaranya dari kemampuan hanya memiliki lima unit mobil Damkar produk 1997 dan 2002, meski masih bisa dioperasionalkan, tetapi kian tertatih-tatih malahan berkondisi nyaris menyerupai “kerakap di atas batu, hidup segan matipun tak mau”.

Diperparah kelengkapan pompa airnya semakin uzur ditelan usia, proses pengadaannya pun kudu dipesan dari luar negeri.

Berkondisi Sangat Memprihatinkan.
Berkondisi Sangat Memprihatinkan.

Sehingga terpaksa banyak mengalami perbaikan kendati tak sepenuhnya bisa optimal, meski para personilnya tetap dituntut tetap melaksanakan tugas kapan pun diperlukan.

Fenomena sangat miris itu, juga diakui Kepala UPTD Damkar Wawan Sobarwan, SIP ketika berulangkali didesak pertanyaan Garut News di ruang kerjanya.

Dikemukakan, sedikitnya 102 kasus kebakaran di wilayahnya, selama rentang waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2014, menelan kerugian Rp5.208.500.000,-

Dari 102 kasus kebakaran tersebut meranggas 93 rumah, dua kendaraan, serta tujuh kasus lainnya, juga menyebabkan empat penduduk mengalami luka bakar, malahan juga menelan satu korban jiwa.

Kemudian pada periode sama sepanjang tahun sebelumnya (2013) terjadi 110 kasus kebakaran.

Kobaran api masing-masing meranggas 72 rumah, lima kendaraan, empat kasus lain-lain, juga terjadi dua kasus banjir, menelan kerugian sekurangnya Rp7.178.000.000 juga menyebabkan delapan penduduk mengalami luka bakar.

Dia mengakui, masih memprihatinkannya kondisi armada Damkar dimilikinya.

Selain jumlahnya relatif minim, juga banyak di antaranya kerap mengalami kerusakan akibat usia tua, atawa relatif minimnya alokasi dana pemeliharaan maupun perbaikan.

Nyaris Menyerupai Kerakap Diatas Batu, Hidup Segan Matipun Tak Mau.
Nyaris Menyerupai Kerakap Diatas Batu, Hidup Segan Matipun Tak Mau.

Disusul peristiwa kebakaran sejak 1  Januari 2015 hingga pertengahan Februari 2015, terjadi enam kasus kebakaran rumah menelan kerugian Rp725 juta.

Bupati Rudy Gunawan pun mengakui kondisi memprihatinkan ini, saat memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-96 Damkart di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Senin (02/03-2015).

Dikemukakan, kelemahan Damkar kurangnya sarana, termasuk armada kendaraan. Padahal Garut membutuhkan sedikitnya 10 unit kendaraan damkar agar bisa menjangkau seluruh kecamatan.

Satu unit Damkar diharapkan mampu melayani sedikitnya empat wilayah kecamatan, katanya.

Berdasar aturan, setidaknya 30 menit sejak kejadian, unit kendaraan berada di lokasi kejadian. Namun kini, kita baru bisa menangani, bergerak cepat, dan tepat hanya di sekitar perkotaan.

Sedangkan untuk seluruh wilayah kecamatan belum bisa terlaksana sebagaimana seharusnya, akibat letak geografis, dan kekurangan prasarana, katanya pula.

Dia berjanji akan melakukan reposisi anggaran untuk pembelian kendaraan Damkar. Sehingga diharapkan pada 2016 mendatang, memiliki kendaraan Damkar baru.

Menjaga keselamatan jiwa manusia bagian tugas dan tanggung jawab pemerintah. Salah satu upayanya pengadaan kendaraan Damkar baru.

Ini harus menjadi perhatian kita semua, kata dia.

************

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.