Daging Ayam Buras Raib Mendesak Operasi pasar

0
55 views

“Menjadi langka, dan Harga Pada Pengecer Capai Rp45 Ribu per kilogram”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 09/01 – 2016 ).

Daging Ayam Buras.
Daging Ayam Buras.

Pada Sabtu (09/01-2016) ini, daging ayam “bukan ras” (buras) raib atawa menghilang di Pasar Ciawitali Guntur.

Lantaran nyaris seluruh pedagang jenis mata dagangan tersebut tak berjualan.

Mereka terpaksa tak menjual komoditi itu.

Sebab terjadi kelangkaan pasokan bahkan harganya pun sangat melambung menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Padahal sehari sebelumnya masih bisa diperoleh dengan harga Rp37 ribu per kilogram.

Kondisi ini, juga diperparah terdapatnya empat grosir biasa setiap hari bisa memproduksi sekitar tujuh ton daging ayam buras, tetapi hari ini tak melakukan pemotongan karena stoknya berkurang drastis.

Sedangkan di tingkat pedagang pengecer maupun warung pada pemukiman penduduk, kalaupun ada harganya mencapai Rp45 ribu per kilogram.

aa183Fenomena sangat memprihatinkan ini, diketahui saat Kepala Disperindag kabupaten setempat, Wawan Nurdin bersama jajarannya yang didampingi Kepala UPTD Pasar H. Dayat, menggelar “inspeksi mendadak” (Sidak) ke lapangan.

Meski ditemukan salah satu grosir yang masih memiliki persediaan sekitar lima ton daging ayam buras, sebagaimana diungkap rombongan Sidak termasuk H. Dayat.

Sedangkan solusinya mendesak bisa segera diselenggarakan operasi pasar, ungkap mereka antara lain menambahkan.

Telisik investigasi Tim Lipuran Garut News menunjukan, kelangkaan daging ayam buras tersebut, selain lantaran cukup mahalnya harga pakan berupa jagung pipilan sebagai bahan baku pencampur konsentrat. Sehingga banyak di antaranya peternak mencampur konsentrat dengan gandum, mengakibatkan pertumbuhan ayam potong lambat.

Juga selama ini pelaku usaha peternakan ayam potong atawa pedaging umumnya dari kalangan pemilik modal besar, sedangkan yang diusahakan rakyat hanya sebagian kecil.

Maka diindikasikan kuat, para pemilik modal besar itu bisa menguasai pangsa pasar, dan sangat dominan dapat memainkan daya jual komoditinya.

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here