Dadang Johar : Lembaga Pendidikan Beda Dengan Politisi

Garut News ( Selasa, 03/06 – 2014 ).

"Paturay Tineung" SMKN 1 Garut.
“Paturay Tineung” SMKN 1 Garut.

Kepala SMK Negeri 1 Garut, H. Dadang Johar Arifin, MM mengingatkan agar bisa membedakan lembaga pendidikan dengan politisi.

Sehingga para pengelolah sekolah, janganlah beranji seperti politisi.

Lantaran terdapat politisi, jika berjanji kerap berbeda jauh dengan tindakan atawa perilaku, karena itu pengelolaan institusi sekolah juga diingatkan “jangan menjual pepesan kosong”.

Dadang Johar Arifin.
Dadang Johar Arifin.

Sebab beda dengan kalangan politisi, terdapat yang berjanji A, B, C, tetapi kenyataannya tak bisa dipertanggungjawabkan, tandas Dadang Johar Arifin, lantang pada helatan “Paturay Tineung” Kelas XII Tahun Pelajaran 2013-2014 SMKN setempat, Selasa (03/06-2014).

Dikemukakan, dari 2.100 siswa lembaga pendidikan kejuruan ini, 558 di antaranya lulus seratus persen “Ujian Nasional” (UN), tanpa terdapat kecurangan apapun, katanya.

Mardiansyah.
Mardiansyah.

Kini katanya pula, terdapat 60 persen lulusan sekolahnya melanjutkan pada perguruan tinggi negeri, dan swasta, sedangkan 40 persen lulusan terserap lapangan kerja.

Bahkan pada Tahun Pelajaran 2014-2015, dibuka jurusan baru “Analisis Kesehatan”.

Sebanyak 558 lulusan, terdiri jurusan pemasaran, administrasi perkantoran, akuntasi, multi media, teknik jaringan dan komputer, serta lulusan angkatan pertama jurusan farmasi.

Dadang Johar Arifin juga mengutip ungkapan filosofis, “Sriman-data Krtaino Narapatir” atawa Tegas berjiwa Satria Tetapi Santun.

SMKN 1 Garut.
SMKN 1 Garut.

Wakil Bupati Garut, dr H. Helmi Budiman menyatakan tingginya kemulian bhakti para guru, menjadikan tak ada istilah “bekas guru”.

Dia mengaku sangat apresiasi atas prestasi SMKN 1 Garut selama ini, di antaranya juara satu sekolah berwawasan lingkungan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Juga juara satu cabang olahraga futsal tingkat Jabar, juara kedua cerdas cermat tingkat nasional.

Seluruhnya terwujud berkat kepiawaian leadership, dan kemampuan manajerial baik, selama ini ditunjukkan Dadang Johar Arifin, kata Wakil Bupati.

Semarak Paturay Tineung 2014.
Semarak Paturay Tineung 2014.

Dikatakan, SMKN 1 Garut dinilai patut menjadi percontohan bagi sekolah sederajat lainnya, termasuk percontohan setiap lulusan menyumbangkan baju seragamnya pada dik-adik kelas mereka.

Sehingga tak satu pun baju seragam dikotori spidol, maupun cat saat merayakan kelulusan.

Harapannya, terus berprestasi, belajar dan belajar, imbuh Helmi Budiman, menyerukan.

Seluruh pengelola SMKN 1 Garut, termasuk Mardiansyah, M.Ag kepada Garut News katakan, perkembangan kemajuan lembaga pendidikannya selama ini dinilai sangat menggembirakan.

Seorang Siswi SMKN 1 Garut, Peroleh Jasa Layanan Kesehatan Puskesmas Keliling, pada Helatan Paturay Tineung.
Seorang Siswi SMKN 1 Garut, Peroleh Jasa Layanan Kesehatan Puskesmas Keliling, pada Helatan Paturay Tineung.

Di antaranya bisa terus-menerus membangun kelengkapan sarana-prasarananya, demikian pula jumlah muridnya pun cenderung bertambah.

Malahan pada tahun ajran baru 20014-2015 dipastikan bisa mencapai 2.250, dengan kepemimpinan Dadang Johar Arifin.

Pada rangkaian helatan tersebut, antara lain dihadiri Kepala Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Kesehatan Jabar, para anggota DPRD Komisi D, serta orangtua murid dan undangan itu, antara lain disemarakkan tampilan “Niji Band, serta Siti Badriyah”.

*******
Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment