Dadang Johar Arifin : Guru Kekuatan Pembangunan Nasional

0
103 views

“Meski sebagian besar pengajar di perguruan tinggi hanya mau mendapat sebutan atawa panggilan dosen, namun para profesornya sangat doyan disebut ‘guru besar'”

Garut News ( Selasa, 25/11 – 2014 ).

Dadang Johar Arifin.
Dadang Johar Arifin.

Kepala SMKN 1 Garut, H. Dadang Johar Arifin, MM menyatakan para guru adalah kaum berijazah, antara lain bertugas mendidik dan mengajar demi pembangunan.

Sehingga eksisitensi dan peran para guru tersebut, salah satu kekuatan bahkan penguatan pembangunan nasional.

Malahan pula, dari seluruh jumlah kalangan pegawai negeri termasuk TNI, sekitar dua pertiganya terdiri para guru.

dadang2Karena itu, memaknai peringatan  Hari Guru setiap tahun juga pada Selasa 25/11-2014, hendaknya pula janganlah seolah hanya bisa diperingati para pengelola pendidikan dasar bersama “Persatuan Guru Republik Indonesia” (PGRI).

Melainkan profesi guru itu, milik para pendidik serta pengajar mulai Sekolah Dasar hingga profesor pada pelbagai perguruan tinggi, tandas Dadang Johar Arifin kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa.

dadang3Sumber lain katakan, meski sebagian besar pengajar di perguruan tinggi hanya mau mendapat sebutan atawa panggilan dosen, namun para profesornya sangat doyan disebut “guru besar”.

Dadang Johar Arifin katakan pula, kini semakin berat tanggungjawab setiap guru dalam mendidik, mengajar, mencerdaskan, serta membentuk karakter anak bangsa.

Lantaran hingga kinipun, dari sedikitnya 250 juta Penduduk Indonesia kondisi rata-rata lama sekolahnya diperkirakan masih pada kisaran tujuh tahun, termasuk di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kondisi memprihatinkan ini, juga diperparah kerap tak konsistennya pemerintah mengalokasikan anggaran memadai pada dunia pendidikan.

Karena itu, diharapkan keberadaan PGRI tak menjadi anekdot “Pensiunan Guru Republik Indonesia”, imbuh Dadang Johar Arifin, menyerukan.

Melainkan, institusi ini sangat diharapkan bisa “menggedor” pemerintah, termasuk Pemprov dan Pemkab supaya senantiasa konsisten pada komitmennya, memajukan dunia pendidikan guna mencerdaskan bangsa, dengan dukungan alokasi anggaran memadai.

Lantaran, sangat sulit bisa mengembangkan satuan pendidikan jika hanya mendapat pasokan anggaran pendidikan yang “cekak”.

Sehingga diharapkan pula, pengurangan subsidi BBM juga bisa mendapat aliran anggaran besar pada dunia pendidikan.

Termasuk pengalokasian dana memadai dari Pemprov, dan Pemkab, tandas Dadang Johar Arifin.

Dikemukakan, para guru juga kini dihadapkan pada perubahan baru regulasi pengelolaan pendidikan dasar, serta menengah.

Satu Di antara Lima Taman Asri SMKN 1 Garut.
Satu Di antara Lima Taman Asri SMKN 1 Garut.

“SMKN 1 Garut Raih Prestasi Nasional”

Diagendakan awal Desember mendatang SMKN 1 Garut meraih atawa mendapatkan prestasi nasional, berupa “Piala Adiwiyata Kebersihan dan Lingkungan Tingkat Nasional” di Jakarta.

Menyusul lembaga pendidikan formal kejuruan ini, juga antara lain berbasiskan lingkungan dan kebersihan.

Kampus SMKN 1 Garut.
Kampus SMKN 1 Garut.

Selain itu, kerap menggelar do’a bersama agar kita Bangsa Indonesia termasuk seluruh masyarakat Kabupaten Garut, mendapatkan kesabaran juga solusi menyikapi beragam permasalahan.

Do’a bersama belum lama ini diselenggarakan, salah satu momentum memaknai memasuki Tahun Baru 1436 Hijriah.

Kampus SMKN 1 Garut seluas 1,6 hektare, dilengkapi lima wahana pertamanan antara lain Taman RA Kartini, Taman Rd Dewi Sartika, Taman Tjut Nya Dien, Taman Raden Ajoe Lasminingrat.

Bernuansakan Lingkungan dan Kebersihan.
Bernuansakan Lingkungan dan Kebersihan.

Juga setiap bangunan gedung dinamai para pahlawan nasional, antara lain Gedung Pangeran Diponogoro, Gedung Otto Iskandar Dinata, Gedung Tuanku Iman Bondjol, Gedung Kihadjar Dewantara, serta Gedung KH Achmad Dahlan.

Penamaan nama-nama pahlawan nasional tersebut, antara lain dimasudkan meningkatkan rasa kebangsaan bagi setiap seluruh pengelola dan murid SMKN 1 Garut.

Demikian Dadang Johar Arifin pada wawancara eklusif dengan Garut News, antara lain didampingi Hubungan Industri SMKN 1 Garut, Puji Santoso, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Garut, H. Atep.

*******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.