Covid-19 Ujian Terbesar Setelah Perang Dunia Kedua

0
13 views
Damkar Semprotkan Cairan Disinpektan ke Perkampungan Penduduk dan Komplek Perumahan, Sabtu (11/04-2020).
Pengabdian Tiada Henti.

“95% PDP/ODP Garut Beriwayat Perjalanan Dari Zona Merah”

Garut News ( Sabtu, 11/04 – 2020 ).

Foto berita Garut News pada akhir pekan ini, Sabtu (04/04-2020), memotret fenomena dampak yang bisa berkepanjangan akibat merebaknya penularan wabah pandemi virus corona baru Covid-19, sebagai ujian terbesar setelah perang dunia kedua.

Sebagaimana peryataan Sekjen PBB, Antonio Guterres, “Covid-19 sebagai ujian terbesar yang dihadapi dunia setelah perang dunia kedua”

Sekda Garut Ir H. Deni Suherlan, M.Si Mengikuti Teleconference Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19.

Bahkan PBB juga mengingatkan, potensi dampak jangka panjang akibat pandemi ini, sehingga masyarakat internasional perlu meningkatkan kerjasama untuk memeranginya.

Wakil Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) katakan, corona diperkirakan akan mendatangkan ‘kiamat ekonomi’ yang luar biasa. Dampak ikutannya dibidang ekonomi antara lain munculnya ketidakpastian dunia usaha.

“95% PDP/ODP Garut Beriwayat Perjalanan Dari Zona Merah”

Ricky R. Darajat Sampaikan Keterangan Resmi.

Juru Bicara pada Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R Darajat, SH menyatakan perkembangan kasus Covid-19 di kabupatennya, Sabtu (11/04-2020) hingga Pukul 18.00 WIB dengan kasus Covid-19 Positif masih tetap dua kasus, (laki-laki dan perempuan).

Sedangkan total kasus (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) mencapai 2.159 kasus. Terdiri *OTG : 177 orang semuanya masih dalam proses observasi selama 14 hari ke depan; *ODP : 1.949 kasus (664 kasus masih pemantauan, 15 dalam perawatan, dan 1.270 selesai pemantauan).

Drs. Endang Suryana dari Jajaran Dewan Pengawas BPR Garut, Ikutserta Menangani Dampak Ekonomi Covid-19.

Kemudian *PDP : 31 kasus (11 kasus sedang dalam perawatan, dan 20 kasus selesai pengawasan bisa dipulangkan dari RSUD dr. Slamet), *Konfirmasi + : dua kasus terdiri satu dalam perawatan di RSUD dr Slamet, satu kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

“Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan, 20 kasus. 
Sehingga angka ini merupakan jumlah temuan paling rendah dalam tiga pekan terakhir, maka dapat diasumsikan proses penularan Covid-19 di masyarakat bisa dikendalikan,” ungkap Ricky R Darajat.

Tetap Mengamen di Tengah Penularan Covid-19.

“Sangat diperlukan kerja keras seluruh unsur, baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat, bersama-sama melakukan upaya pencegahan juga tentunya tak lupa menghimbau agar mengurangi mobilitas ke daerah zona merah,” imbuhnya .

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 kabupaten setempat itu mengingatkan pula, “nyaris 95% kasus PDP dan ODP yang ditemukan di Kabupaten Garut, memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan status Zona Merah”

Menghalau Kejenuhan di Rumah.

Dikemukakannya, jumlah ODP telah dilakukan rapid test 763 orang dari total 1.240 ODP di Kabupaten Garut. Belum ada penambahan kasus positif hasil rapid test, atau masih tetap (0.52%).

KC-1 dan KC-2 hingga kini kondisinya mengalami perbaikan secara progresif. Hanya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium PCR ulangan, jika hasilnya negatif maka dipastikan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Panen Padi juga di Tengah Penyebaran Wabah Covid-19.

Mengajak, marilah….. kita sama-sama mendoakan atas kesembuhan kasus konfimasi positif 1 dan 2, selain itu senantiasa berdoa juga jangan sampai ditemukan kasus-kasus baru konfirmasi positif Covid-19.

Patuhilah semua anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, demi kebaikan kita bersama, ujar Ricky R. Darajat.

“Penyebaran Terus Terjadi”

Bahagia Peroleh Ikan Pancingan.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Jubir Pemerintah menyebutkan jumlah positif covid 3.842, 286 sembuh dan 327 meninggal dunia.

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 mencatat penderita penyakit virus corona (Covid-19) meningkat 330 orang sampai Sabtu (11/4) sehingga jumlah pasien positif terkini menjadi 3.842 orang.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNBP mengatakan bahwa dari total tersebut, 286 pasien dinyatakan sembuh dan 327 orang meninggal dunia.

“Hari ini telah bertambah lagi 330 kasus baru dari konfirmasi PCR positif sehingga total 3.842 kasus, sementara yang sembuh bertambah empat pasien dan angka kematian bertambah 21 kasus,” kata dia, di Jakarta, Sabtu (11/04-2020).

Data tersebut adalah gambaran nyata penyebaran masih terus terjadi. Artinya, masih ada kasus positif yang berada di tengah masyarakat. Masih ada kelompok masyarakat rentan belum disiplin untuk jaga jarak dan menggunakan masker.

Dengan tambahan 32 kasus dalam sehari, Jawa Barat menjadi tempat dengan pertambahan pasien Covid-19 terbanyak setelah Jakarta dan Banten. Sampai Sabtu (11/4), ada 421 pasien Covid-19 di Jawa Barat dengan 19 orang sembuh dan 40 wafat.

Perincian total kasus positif Covid-19 di Indonesia sampai Sabtu (11/4) adalah Aceh lima kasus, Bali 79 kasus, Banten 279 kasus, Bangka Belitung empat kasus, Bengkulu empat kasus, DI Yogyakarta 41 kasus, DKI Jakarta 1.948 kasus, Jambi empat kasus. Jawa Barat 421 kasus, Jawa Tengah 144 kasus, Jawa Timur 267 kasus, Kalimantan Barat 10 kasus, Kalimantan Timur 35 kasus, Kalimantan Tengah 24 kasus, Kalimantan Selatan 29 kasus, dan Kalimantan Utara 16 kasus.

Kemudian, Kepulauan Riau sebanyak 21 kasus, NTB 27 kasus, Sumatra Selatan 21 kasus, Sumatra Barat 31 kasus, Sumatra Utara 59 kasus, Sulawesi Utara 13 kasus, Sulawesi Tenggara 16 kasus, Sulawesi Selatan 178 kasus, dan Sulawesi Tengah 19 kasus.

Selanjutnya, Lampung sebanyak 20 kasus, Riau 16 kasus, Maluku Utara dua kasus, Maluku tiga kasus, Papua Barat dua kasus, Papua 62 kasus, Sulawesi Barat lima kasus, NTT satu kasus, serta Gorontalo satu kasus. Selain itu, ada 35 kasus yang masih dalam verifikasi di lapangan.

*******

Pelbagai Sumber/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here