Cikurai Bukan Kawasan Wisata Tetapi Sedot Para Pendaki

0
37 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Senin, 26/10 – 2015 ).

Gunung Cikurai.
Gunung Cikurai.

Terdapat banyak puncak gunung di Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama ini kerap menjadi tujuan wisata favorit para pencinta alam. Di antaranya Gunungapi Guntur, Gunung Talaga Bodas, Gunungapi Papandayan, dan Gunung Cikurai.

Padahal salah satu gunung tersebut bukanlah kawasan wisata, bahkan dilarang dikunjungi, yakni Gunung Cikurai. Namun kenyataannya, jumlah pendaki ke puncak Gunung itu terus meningkat sejak tiga tahun terakhir.

Namun Ironis, perambahan lahan di kaki gunung berketingggian berkisar 1.050-1.500 mdpl itu pun sulit diatasi.

Indikasinya bisa dilihat kian meluasnya garapan kebun sayuran pada lereng-lereng gunung kawasan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Garut.

“Sebenarnya kita berusaha melarang. Papan dan tulisan larangan pendakian ke Cikurai kita pasang. Tetapi tetap saja tak dihiraukan. Bahkan tulisan-tulisan pelarangan ini dicorat-coret. Kita juga beberapa kali membersihkan,” ungkap Kepala Urusan Bidang Lingkungan Perhutani KPH Garut, Jamil Abdul Aziz, Ahad (25/10-2015).

Cikurai.
Cikurai.

Ditegaskan, Gunung Cikurai dilarang ada pendakian karena merupakan kawasan lindung dan tak direkomendasikan sebagai kawasan wisata.  Gunung Cikurai dikonsentrasikan sebagai kawasan konservasi, daerah penghasil oksigen, sekaligus serapan air, katanya.

Meski begitu, katanya pula, bisa saja Gunung Cikurai dijadikan kawasan wisata kalau ada usulan dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat.

“Memang pernah ada usulan dari beberapa kelompok masyarakat peduli wisata agar Cikurai jadi kawasan wisata, dan sempat kita bahas. Namun dari masyarakat tak ada kesepakatan. Keinginan dari masing-masing kelompok masih berbeda-beda,” ujarnya.

Dikemukakan, Gunung Cikurai melingkupi antara lain wilayah Kecamatan Cilawu, Cigedug, dan Cikajang. Jalur pendakian ke arah puncak Gunung Cikurai pun kerap dari wilayah-wilayah tersebut. Jalur dari Cilawu, tepatnya Pemancar Dayeuhmanggung, merupakan jalur paling sering ditempuh para pendaki.

Gunung Cikurai menyedot banyak perhatian pendaki lantaran daya tariknya terbilang luar biasa. Selain pemandangannya eksotik, juga kondisi flora, dan faunanya di hutan pada kawasan puncak gunung relatif masih utuh.

Ketua Kelompok Penggiat Pariwisata Dayeuhmanggung, Olid Darsono membenarkan banyak pengunjung naik ke puncak Gunung Cikurai. Namun pihaknya tak bisa melarang sebab merupakan kawasan Perhutani KPH Garut. Pihaknya hanya sebatas memberitahukan ke pengunjung.

“Kita di sini hanya mengelola area perkebunan menjadi kawasan wisata. Kalaupun terhadap para pendaki itu terkesan ada pungutan, itu bukan tiket naik gunung. Tetapi kompensasi pemeliharaan jalan kebun mereka lalui kendaraannya. Baik kendaraan pribadi maupun sewaan. Jalan kan perlu ada pemeliharaan,” tutur Olid juga karyawan PTPN VIII Kebun Dayeuhmanggung.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here