Cecep Firmansyah : UN Sub Sistem Peningkatan Kualitas

Garut News ( Selasa, 17/06 – 2014 ).

Cecep Firmansyah.
Cecep Firmansyah.

Kepala Bidang TKSD Disdik Kabupaten Garut, Cecep Firmansyah menyatakan, “Ujian Nasional” (UN) merupakan sub sistem dari peningkatan kualitas pendidikan.

Sub sistem tersebut, dinilai “paralel” dengan sub sistem lain, katanya.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (17/06-2014), Firmansyah juga antara lain katakan, peningkatan kualitas pendidikan pun kudu ditunjang memadainya kondisi sarana, dan prasarana pendidikan.

Kemudian ketersediaan kualitas kompetensi tenaga pendidikan, dan kependidikan, ketersediaan pemenuhan kebutuhan buku-buku, dan memadainya proses pelatihan penerapan kurikulum 2013.

Ilustrasi. (Ist).
Ilustrasi. (Ist).

Pelatihan pengawas dan UPTD Pendidikan, dan pemenuhan desakan kebutuhan biaya.

Termasuk manajemen pemanfaatan biaya, di antaranya alokasi serta distribusinya, agar efektif dan efisien, katanya pula.

Bahkan ungkap Firmnansyah, pihaknya pun segera menyelenggarakan beragam proses penataan, terutama penataan SDM para pemangku kewajiban.

Pemaparan Kepala Bidang TKSD tersebut, saat didesak pertanyaan Garut News, mengenai penyelenggaraan UN selama ini  masih tetap dipaksakan.

Sehingga, UN juga dijadikan ajang penciteraan politis para petinggi di daerah, bahkan UN dijadikan tujuan bukan wahana pendidikan.

“Ujian Sekolah/Madrasah” (US/M) SD/MI tahun pelajaran 2013/2014 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diagendakan diikuti 54.946 peserta.

Kepala Disdik kabupaten setempat, Mahmud kepada Garut News, Rabu (14/05-2014), katakan helatan tersebut, diselenggarakan selama tiga hari sejak 19 Mei 2014.

Sedangkan susulannya, semula pada 19, 20 dan 21 Mei 2014 ditangguhkan, menjadi 2, 3 dan 4 Juni 2014, katanya.

Terjadwal hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia, disusul hari kedua Matematika, serta hari ketiga “Ilmu Pengetahuan Alam” (IPA).

Masing-masing pelajaran disediakan waktu selama 120 menit, mulai pukul 08.00 WIB.

Dengan item bahasa Indonesia 50 soal, sedangkan Matematika, dan IPA masing-masing 40 soal.

Berbentuk “multiple choice” (PG), serta jawaban berupa LJK (LJUS/M).

Sebanyak 54.946 peserta, terdiri 49.962 siswa SD, dan 4.964 siswa MI, dari 1.755 SD/MI meliputi 1.540 SD, serta 217 MI.

Tersebar pada 42 wilayah kecamatan, dan empat kkm dalam 46 sub rayon, katanya pula.

*******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment