You are here
Bebasnya Urip dan Rasa Keadilan OPINI 

Bebasnya Urip dan Rasa Keadilan

Fotografer : John Doddy Hidayat Garut News ( Jum’at, 19/05 – 2017 ). Bebasnya Urip Tri Gunawan lebih cepat dari masa hukumannya melukai rasa keadilan kita. Dihukum 20 tahun penjara karena menerima suap Rp 6 miliar dari pengusaha Artalyta Suryani, ia semestinya baru bebas pada 2028. Hingga bebas pada pekan lalu, Urip ternyata hanya dikerangkeng selama 9 tahun.

Read More
Saling Mengebor Luka ARTIKEL 

Saling Mengebor Luka

Jumat , 19 May 2017, 06:00 WIB Red: Maman Sudiaman Oleh : Nasihin Masha REPUBLIKA.CO.ID, Luka itu semakin dalam, luka itu sudah terlalu dalam. Namun mata bor tetap melekat-menghunjam, dan terus ditekan-diputar. Sakit. Kadang menyeringai, kadang murka. Kadang tersenyum, kadang terbahak. Rasa perih masih bisa disimpan. Luka itu menjadi panas, sakit pun bersemayam menjadi tabiat.

Read More
Pelajaran Berharga dari Genosida Muslim Bosnia ARTIKEL 

Pelajaran Berharga dari Genosida Muslim Bosnia

Rabu , 17 Mei 2017, 11:24 WIB Red: Agung Sasongko Oleh: Ahmad Muharom* REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada abad ke-13, Bosnia adalah negara dengan mayoritas Muslim. Mereka hidup damai dengan kaum minoritas. Pada masa itu, setidaknya ada 45 persen dari 4,7 juta warga Bosnia memeluk agama Islam. Sisanya adalah Kristen Ortodoks, Katolik, Protestan, dan lainnya. Arus modernisasi membuat penduduk Bosnia mengikuti gaya Eropa pada umumnya. Identitas agama tidak lagi terlihat mencolok. Semua hidup berdampingan dengan damai dalam bingkai kerukunan antarumat beragama.

Read More
Presiden tak Bisa Burbarkan Ormas tanpa Keputusan Pengadilan ARTIKEL 

Presiden tak Bisa Burbarkan Ormas tanpa Keputusan Pengadilan

Kamis , 18 Mei 2017, 18:18 WIB Red: Ilham REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Yusril Ihza Mahendra Profesor Jimly Asshiddiqy kemarin menyarankan agar Presiden membubarkan ormas yang bertentangan dengan Pancasila melalui Keputusan Presiden (Keppres) dengan tetap memberikan peluang bagi ormas tersebut untuk melakukan perlawanan melalui pengadilan. Kalau pengadilan memenangkan presiden, maka ormas tersebut bubar selamanya. Namun, jika presiden dikalahkan pengadilan, ormas tersebut dapat dihidupkan kembali. Bersamaan dengan Profesor Jimly, Presiden Joko Widodo usai bertemu dengan sejumlah pemimpin redaksi berbagai media, mengatakan akan ‘menggebuk’ ormas yang bertentangan dengan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD…

Read More
Toleransi yang Memihak ARTIKEL 

Toleransi yang Memihak

Rabu , 17 Mei 2017, 12:00 WIB Red: Agus Yulianto REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Shamsi Ali *) Sejujurnya, semakin kita melibatkan diri dalam banyak hiruk pikuk dunia kita saat ini, semakin pula membingungkan. Kalau bukan karena sebuah tujuan mulia, yaitu demi terwujudnya hubungan yang harmonis dan perdamaian di antara manusia, boleh jadi sebagian di antara kita akan berpikir: “who cares and why care?”

Read More
Menyandera Duit Reses DPD OPINI 

Menyandera Duit Reses DPD

Fotografer : John Doddy Hidayat Garut News ( Rabu, 17/05 – 2017 ). Di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang, Dewan Perwakilan Daerah semakin amburadul. Lembaga tinggi ini membekukan dana reses anggota DPD. Langkah yang bermotif menekan lawan politik tersebut amat berlebihan. Aturan yang merugikan sebagian anggota DPD itu ditetapkan dalam rapat paripurna pada 8 Mei lalu. Lembaga ini hanya akan mencairkan dana reses anggota DPD sebesar Rp 144 juta bagi mereka yang bersedia meneken surat pengakuan kepemimpinan Oesman. Tindakan itu jelas tidak demokratis dan menabrak aturan. Penggunaan dana reses diatur…

Read More
Vonis Ahok dan Rezim HAM Internasional ARTIKEL 

Vonis Ahok dan Rezim HAM Internasional

Red: Fernan Rahadi REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Fajri Matahati Muhammadin Garut News ( Rabu, 17/05 – 2017 ). Ramai pemberitaan ketika Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengkritik vonis kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. PBB meminta Indonesia meninjau dan tentu mencabut pasal penistaan agama yang menjerat Ahok. Inipun bukan pertama kalinya Indonesia kena ‘panggang’ di PBB karena masalah HAM. Bagaimana menyikapinya?

Read More