You are here
Media Sosial, untuk Apa? ARTIKEL 

Media Sosial, untuk Apa?

HASANUDIN ABDURAKHMAN, Doktor di bidang fisika terapan dari Tohoku University, Jepang. Pernah bekerja sebagai peneliti di dua universitas di Jepang, kini bekerja sebagai General Manager for Business Development di sebuah perusahaan Jepang di Jakarta. Kompas.com – 21/04/2017, 18:16 WIB   Tahun lalu dalam kunjungan ke Jepang, saya bertemu dengan seseorang yang sudah agak tua, usianya 60 tahun lebih. Sambil makan malam, obrolan kami masuk ke bahasan soal media sosial. Orang ini tidak punya akun media sosial apapun. Ia heran dengan orang yang main media sosial. “Kenapa saya harus membagikan foto saya…

Read More
Pilkada DKI yang Membanggakan ARTIKEL 

Pilkada DKI yang Membanggakan

Ahad , 23 April 2017, 06:59 WIB Red: Agus Yulianto REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Shamsi Ali* Setelah melalui proses panjang, sengit, heboh, dan terkadang menggigit dan menyakitkan, akhirnya pemilihan gubernur DKI telah berlalu. Ada sebagian pengamat yang menyebutkan pilkada Jakarta kali dengan “the most brutal campaign”. Akhirnya, pasangan Anies Sandi yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera memenangkan pertarungan itu. Tidak diragukan lagi jika DKI sesungguhnya cerminan dari gerak langkah dan peta perpolitikan Indonesia saat ini dan minimal beberapa tahun ke depan. Selain karena posisinya sebagai ibukota sebagai pusat…

Read More
Refleksi Hari Bumi: Memulihkan Hak Ibu Pertiwi FOTO BERITA 

Refleksi Hari Bumi: Memulihkan Hak Ibu Pertiwi

Fotografer : John Doddy Hidayat Garut News ( Sabtu, 22/04 – 2017 ). Foto berita akhir pekan ini, Sabtu (22/04-2017), menampilkan ilustrasi kondisi lingkungan seputar Tutugan Leles Garut, Jawa Barat, selama ini dikenal dengan sebutan “Leuweung Tiis” (hutan dingin) yang ternyata sekarang kondisi  ragam vegetasinya kian diranggas kegersangan bahkan gunungnya pun terus-menerus digerus alat berat. Ditampilkan pula tulisan MIMIN DWI HARTONO di Kompas.co, Dia staf senior Komnas HAM yang saat ini bertugas sebagai Plt Kepala Bagian Penyuluhan dan Kasubag Teknologi Informasi Komnas HAM. Pada 2006-2015, bertugas sebagai pemantau/penyelidik Komnas HAM….

Read More
Kartini dan Jejak Sebuah Tulisan ARTIKEL 

Kartini dan Jejak Sebuah Tulisan

Sabtu , 22 April 2017, 06:00 WIB Red: Maman Sudiaman Asma Nadia REPUBLIKA.CO.ID, “Ada banyak wanita yang lebih layak dari Kartini. Cut Nyak Dhien atau Malahayati, misalnya.” Saya hanya diam mendengar komentar seseorang saat sama-sama menyaksikan Helvy Tiana Rosa membacakan puisi berjudul “Perjumpaan Malam itu dengan Kartini”. Alih-alih memperhatikan pembacaan puisi yang diambil dari buku terbaru Duka Sedalam Cinta, saya justru menunggu kalimat apa yang akan diutarakan lelaki itu untuk menjelaskan pernyataan sebelumnya.

Read More
Kemenangan Anies dan Perubahan Arah Politik 2019 ARTIKEL 

Kemenangan Anies dan Perubahan Arah Politik 2019

Red: Karta Raharja Ucu REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Abdullah Sammy, wartawan Republika Mungkin ini terdengar klise. Tapi adagium ‘menang dan kalah dalam politik adalah biasa’ merupakan sebuah konsepsi yang cukup rumit untuk dijalankan. Sebab sejatinya menang dan kalah dalam kontestasi politik bukanlah sebuah proses sekali jadi kemudian selesai begitu saja. Lebih dari itu, menang dan kalah sejatinya adalah sebuah proses yang terus berlangsung tanpa jeda.

Read More
Arti Kekalahan Ahok ARTIKEL 

Arti Kekalahan Ahok

Red: Agus Yulianto REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Syukri Wahid *) Alhamdulillah semuanya adalah ketetapan dari Allah SWT. Lewat pertarungan pilkada DKI yang begitu tegang akhirnya pasangan No 3 Anies-Sandy Insya Allah dipastikan menjadi gubernur baru Jakarta untuk 5 tahun ke depan. Saya justru tertarik melihat apa arti di balik kemenangan ini, mencoba mengambil pelajaran berharga pada pilkada ini bukan semata-mata dari tinjauan politik ansich. Kemenangan ini mengirim pesan begitu kuat kepada umat Islam secara umum dan para elit Islam politik di negeri ini.

Read More
Politik Ketakutan di Pilkada DKI ARTIKEL 

Politik Ketakutan di Pilkada DKI

Red: Fitriyan Zamzami Oleh Yusuf Maulana* “Dengan ridha dan pertolongan-Nya, Allah memudahkan kalian untuk merebut kembali barang hilang milik kalian, mengembalikannya lagi ke habitat Islam setelah di genggaman kaum musyrik selama hampir seabad!” Qadhi Damaskus, Muhyiddin bin Zanki, memesankan kalimat di atas dalam khotbah pertama muslimin selepas Baitul Maqdis direbut pasukan Shalahuddin al-Ayyubi. Jumat kali pertama 27 Rajab 583 bertepatan dengan hari Isra’ Nabi Muhammad. Demikian dicatat Qasim A Ibrahim dan Muhammad A Saleh dalam “al-Mawsuu’ah al-Muyassarah fi al-Taarikh al-Islaami” tentang pertempuran Hiththin yang dimenangi muslimin.

Read More