Camat Banyuresmi Gagas “Bagendit” Kawasan Ekonomi Terpadu

0
58 views

Garut News ( Rabu, 05/11 – 2014 ).

Camat Banyuresmi, Ahmad Mawardi.
Camat Banyuresmi, Ahmad Mawardi.

Camat Banyuresmi, Ahmad Mawardi menyatakan, tak hanya melihat Situ Bagendit sebagai obyek atawa potensi wisata.

Melainkan merupakan satu-kesatuan yang utuh dan paripurna.

Sehingga benar-benar bisa dijadikan industri pariwisata berbasiskan “Kawasan Ekonomi Terpadu”.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (05/11-2014), dia juga mengemukakan dari sedikitnya perairan Situ Bagendit seluas 125 hektare, kini bisa mendatangkan “Pendapatan Asli Daerah” (PAD) sekitar Rp120 juta per tahun.

Sedangkan potensi wisata lain dikelola pihak swasta, meski hanya memiliki luas danau hanya beberapa hektare tetapi produktivitasnya dapat menghasilkan miliaran rupiah bahkan lebih, pada rentang waktu sama.

Kolam Renang Bagendit Dibangun Tahun 2002, Menyerupai Kerakap Diatas Batu, Hidup Segan Mati pun Tak Mau.
Kolam Renang Bagendit Dibangun Tahun 2002, Menyerupai Kerakap Diatas Batu, Hidup Segan Mati pun Tak Mau.

Padahal dipastikan operasional beserta pemeliharaan Situ Bagendit, juga menelan anggaran tak sedikit, ungkap Ahmad Mawardi, prihatin.

Namun katanya pula, mewujudkan inisiasi Kawasan Ekonomi Terpadu pun, dipastikan pula tak semudah membalik telapak tangan.

Diperlukan proses panjang, terukur bahkan melelahkan, kendati optimis obsesinya itu bisa digapai dengan berkonsepkan “kesabaran” ditunjang kerja keras dan cerdas, kerja ihlas juga tuntas didorong “do’a, usaha, ihtiar serta tawaqal” (duit), katanya.

Pintu Masuk Kolam Renang Bagendit Selama Ini Digembok Nyaris Menyerupai Penjara.
Pintu Masuk Kolam Renang Bagendit Selama Ini Digembok Nyaris Menyerupai Penjara.

Diakuinya, masih perlu beragam bentuk upaya penataan fisik dan non fisik, maupun dukungan peran serta pelbagai elemen serta komponen masyarakat mewujudkan sikap mental “sadar wisata”.

Agar “multiplayer effec” kehadiran industri pariwisata bisa berbading lurus dengan “ekspektasi” pelbagai kalangan masyarakat.

Karena itu, Camat Ahmad Mawardi mengajak beragam kalangan, agar menyikapi masih adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan ini, tak dijadikannya “permasalahan”.

Kereta Api Mini Tak Beroperasi Maksimal.
Kereta Api Mini Tak Beroperasi Maksimal.

Melainkan pula bisa menjadi daya ungkit serta daya dorong untuk maju dan berkembang, antara lain diawali kesamaan “menset” guna bersama-sama mengelola industri pariwisata sesuai bidang keakhlian masing-masing kemudian mewujudkan saling menunjang serta melengkapi, imbuhnya menyerukan.

Berulangkali didesak pertanyaan Garut News, mengenai kolam renang dibangun tahun 2002 namun tak berfungsi, bahkan kini menyerupai kerakap diatas batu, hidup segan mati pun tak mau.

Kondisi Perairan Kian Menyusut, Kandaskan Rakit.
Kondisi Perairan Kian Menyusut, Kandaskan Rakit.

Diperparah wahana kereta api mini tak beroperasi maksimal, Ahmad Mawardi katakan kesabaran serta terus berupaya mencari solusi, dipastikan suatu saat bisa ditanggulangi.

Karena itu, selama ini pun terus membangun komunikasi maupun silaturahmi dengan pelbagai kalangan.

Minimal setiap hari bisa berdialog atawa berkomunikasi dari hati kehati dengan sedikitnya lima individu siapapun.

Membahas dan mencari solusi agar bisa menanggulangi ragam kendala mengganjal selama ini.

Dermaga Tak Bertfungsi.
Dermaga Tak Bertfungsi.

Termasuk menjadikan seputar lintasan bibir pantai Situ Bagendit bisa dihutankan, dengan penahan abrasi jenis pohon keras atawa kayu-kayuan.

Di tengahnnya terdapat restourant ditopang pasokan produktivitas masyarakat ekonomi produktif sekitarnya.

Demikian antara lain wawancara eklusif dengan Camat Banyuresmi, Ahmad Mawardi.

 

********

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here