Burung Merak “Berteriak” untuk Memesona Lawan Jenis

Garut News ( Ahad, 16/03 – 2014 ).

Ilustrasi. Merak di Taman Satwa Cikembulan, Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Merak di Taman Satwa Cikembulan, Garut, Jabar. (Foto: John Doddy Hidayat).

Burung merak mengeluarkan bunyi tertentu, taktik seksual menarik betina, kata para ilmuwan.

Burung merak bisa mengeluarkan beragam bunyi, dan selama masa berkembang biak, burung jantan mengeluarkan bunyi khusus.

Para pakar biologi merekam burung merak jantan mengeluarkan bunyi khusus ini, saat tak ada betina.

Hal itu menunjukkan suara unik ini bisa memancing datangnya merak betina.

Ilustrasi : Mengasuh Anak- Anak. (Foto : John DH).
Ilustrasi : Mengasuh Anak- Anak. (Foto : John DH).

Temuan ini diterbitkan di The American Naturalist.

Burung merak, satu dari contoh paling unik dalam hal cara menarik lawan jenis pada dunia satwa, kata para peneliti.

Burung merak berkembang biak di tempat terbuka, disebut ilmuwan sebagai “lek”.

Suara keras

Saat merak jantan berhasil menarik perhatian betina, sang burung jantan langsung mendekat dengan suara unik ini.

Suara itu begitu kerasnya, mungkin seperti manusia berteriak, sehingga bisa didengar dari kejauhan.

Suara keras inilah, diteliti kegunaannya para ilmuwan.

“Suara itu jauh lebih keras dari diperlukan untuk berkomunikasi dengan burung betina,” kata Dr Roslyn Dakin dari Universitas British Columbia, Kanada, salah seorang penulis laporan.

Dr Dakin memelajari kumpulan merak dibiarkan liar di kebun binatang, dan juga taman-taman di Amerika Serikat.

Dari burung-burung ini diketahui, sekitar 60 persen merak jantan mengeluarkan suara khusus menarik merak betina datang.


Editor : Yunanto Wiji Utomo
Sumber : BBC Indonesia./Kompas.com

Related posts