Buruh Bersama Mahasiswa Tolak Undang-Undang “Cilaka”

0
21 views
Peserta aksi sempat histeris lantaran kekesalannya memuncak.
Ajeng (kanan).

“Kegaduhan Baru di Tengah Wabah Covid-19”

Garutnews ( Kamis, 08/10 – 2020 ).

Ribuan pengunjuk rasa buruh bersama mahasiswa di Kabupaten Garut bergerak turun ke jalan menolak Undang-Undang “Cilaka” (Cipta Lapangan Kerja), Kamis (08/10-2020), di tengah semakin bertambahnya penyebaran wabah Covid-19.

Di seputar Bundaran Simpang Lima, mereka bergantian lantang berorasi menyuarakan “Satu Suara”, menolak keras yang disebutnya ‘Sapu Jagat’ lantaran diam-diam namun tergesa-gesa disahkan DPR RI untuk dijadikan UU.

Ribuan Pengunjuk Rasa Turun ke Jalan.

Kegaduhan baru tersebut bersamaan terus bertambahnya penyebaran wabah Covid-19 yang hingga, Kamis (08/10-2020) Pukul 20:40:54 WIB, terdapat 8.507 warga kabupaten setempat terpapar kasus pandemi maut itu.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan predator ini, dari 8.507 kasus terdiri Konfirmasi Positif 281 orang, Probable 0 Kasus, Suspect 3.095, serta Kontak Erat
5.131.

Para pengunjuk rasa juga beranggapan Pemerintah dan DPR pengkhianat atas rakyatnya sendiri, lebih membela oligarki atau kapitalis daripada melindungi rakyatnya dengan adanya produk hukum tersebut.

Kemudian massa melanjutkan aksinya mendesak DPRD Garut segera menyatakan penolakan Omnibus Law yang kini menjadi kegaduhan baru di pelbagai daerah.

“Tuntuan utama kami hari ini, meminta anggota DPRD menolak Omnibus Law !” tegas kata Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Garut, Gun Gun Gunadi.

Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa pun diterima Wabup Helmi Budiman dan sepuluh anggota DPRD. Mereka pun menyatakan menerima aspirasi para demonstran dan berjanji menyampaikan aspirasi penolakan terhadap UU Omnibus Law itu ke DPR RI.

Humas  SPJM, Ajeng kepada Garutnews katakan pula DPRD menerima aspirasi bahkan menyatakan sikap sama dengan tuntutan masa aksi hari ini, menolak Omnibus Law disyahkan.

“Penolakan tersebut, ditandatangani juga ditunjukan di depan massa aksi. Kami sebagai buruh merasa puas dengan hasil hari ini meski bakal terus-menerus mengawalnya,” tandas Ajeng, mengingatkan.

*******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here