Bupati “Ngadat” Batal Resmikan Pembangunan Gedung PKL

0
13 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 22/12 – 2015 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bupati Garut Rudy Gunawan semula diagendakan pada Rabu (22/12-2015), meresmikan Gedung Pedagang Kaki Lima atawa PKL tahap II di Jalan Guntur.

Tetapi, peresmian gedung sebenarnya ditargetkan tuntas 20 Oktober 2015 tersebut. Terpaksa batal dilaksanakan. Lantaran pembangunan menelan biaya Rp1,95 miliar di atas tanah seluas 16,32 m2 tersebut, masih belum rampung.

 Sehingga Rudy pun menjadi “ngadat” atawa berang. Dia kecewa berat tak hanya kontraktornya tak mampu menyelesaikan pembangunan sesuai target, melainkan juga kualitas bangunan dinilai buruk, dan tak sesuai harapan.

“Berdasar kontrak kerja, seharusnya pembangunannya selesai Oktober-November. Sehingga pada Desember ini atau awal 2016 gedung bisa digunakan. Tetapi sampai Desember ini ternyata belum selesai, dan kualitasnya juga jelek. Ini benar-benar kesalahan pihak kontraktor,” katanya, ketus kepada wartawan, Selasa (22/12-2015).

Ditegaskan, kontraktor bersangkutan akan dimasukkan ke dalam daftar hitam kontraktor. Dia mengklaim hal itu juga dilakukannya atas dasar perintah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), katanya pula.

Bersamaan itu, pihaknya juga diperintahkan BPK melakukan penalti terhadap kontraktor supaya membayar denda sekitar Rp100 juta, kata dia.

Namun, ungkap Rudy, pihaknya tak memberhentikan kontraktor ini, melainkan menunggu terlebih dahulu perkembangan pekerjaan kontraktor selama masa denda dengan rentang waktu 50 hari ke depan.

“Kalau dalam masa waktu denda tak selesai maka kami berhentikan, dan pembangunannya dilanjutkan oleh (kontraktor) yang baru,” kilahnya.

********

Noel, Jdh