Bupati Mengaku Banyaknya LSM Kendala Realisasikan RPJMD

0
7 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 01/10 – 2015 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

– Bupati Rudy Gunawan mengaku “Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Garut 2014-2019 merupakan “RPJMD” paling bagus, katanya.

Tetapi menjamurnya “Lembaga Swadaya Masyarakat” (LSM) juga diklaim menjadi salah satu kendala merealisasikan RPJMD. Dia katakan, jumlah LSM di Garut mencapai lebih dari 700.

Demikian dikemukakan ketika menyampaikan sambutan pada Musyawarah Daerah ke-4 PKS kabupaten setempat di Gedung Islamic Center, Sabtu (31/10-2015).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Diharapkan, pelbagai modus mewarnai pelaksanaan pembangunan di Garut selama ini terjadi dapat ditinggalkan. Menurutnya, kinerja Pemkab Garut kini mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena sepertiga APBD digunakan untuk infrastruktur.

Selain itu, kondisi birokrasi kini mendapatkan sorotan luar biasa, katanya pula.

“Saya tahu birokrat sekarang ini sedang mendapatkan sorotan luar biasa. Modus-modus dalam pembangunan sudah ada. Kami membuat tanda tangan, dan berharap modus-modus itu ditinggalkan,” imbuhnya.

Sedangkan, celotehan Rudy menilai banyaknya LSM sebagai kendala justru “membetot” keprihatinan sejumlah LSM. Seperti dinyatakan Ketua DPD LSM Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriadi.

Bahkan dinilai Rudy gegabah. Dia menegaskan, LSM merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat, sebagai kontrol sosial, keberadaannya diatur peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, keterlibatan dan peran serta LSM sangat penting pada pembangunan berbangsa dan bernegara.

Dikemukakan, menjamurnya LSM sebagai tanda masyarakat Garut peduli terhadap daerahnya, dan mencerminkan sebagai negeri demokrasi.

“Tinggal bagaimana Pemkab Garut menempatkan LSM itu, agar bermanfaat bagi kemajuan. Saya yakin semua LSM ingin menyukseskan pembangunan dengan cara berkonstribusi ide, gagasan pemikiran, tenaga, waktu, dan lain-lain,” tandas Dudi, mengingatkan.

*********

Noel, jdh.