Bupati Garut Terus-menerus Tunda Relokasi PKL

0
28 views

Garut News ( Rabu, 20/05 – 2015 ).

Kondisi Pengkolan Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Kondisi Pengkolan Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).

Bupati Garut Rudy Gunawan terus-menerus menangguhkan lagi rencana relokasi “pedagang kaki lima” (PKL) selama ini merebak-marak berjualan pada jantung pusat kota Garut.

Padahal awalnya bupati memberi batas waktu hingga Rabu (20/05-2015) kepada PKL untuk pindah ke Gedung PKL di Jalan Guntur. Namun kenyataannya dia kembali mengundur batas waktu pada para PKL hingga Lebaran Juli mendatang. Alibi dia, penundaan dilakukan sesuai permintaan para PKL.

“Kami sepakat dengan PKL. Mereka pindah setelah Lebaran Idul Fitri. 1 Syawal sudah pindah semuanya ke bangunan baru di Jalan Guntur,” katanya, Selasa (19/05-2015).

Sambil menunggu relokasi PKL, dia menegaskan kawasan Pengkolan dan Gedung PKL terus dibenahi. Gedung PKL pun dipersilakan digunakan oleh para PKL, katanya pula.

“Kami pelajari dulu. Apa yang kurang pasti dilengkapi. Kami tertibkan lagi. Kami pun menghalau PKL pendatang baru atau musiman. Jadi nanti mereka berdagang di dua tempat sebagai persiapan. Malam hari kan jualannya bisa di sana,” kilah Rudy.

Selain permintaan pedagang, dia juga berdalih penundaan relokasi itu pun untuk memantapkan infrastruktur Gedung PKL dibangun berbiaya APBD sekitar Rp2,4 miliar agar bisa lebih baik dan lengkap.

Apalagi kini kondisi gedung itu belum memiliki toilet dan masih kurangnya lampu penerangan sekitar gedung.

Pantauan lapangan menunjukan, penundaan relokasi PKL tersebut kesekian kalinya. Padahal jauh sebelumnya Rudy menargetkan relokasi PKL dilakukan Desember 2014. Namun relokasi urung dilakukan lantaran Gedung PKL saat itu belum rampung.

Ditundanya rencana relokasi PKL ke Gedung PKL berkapasitas sekitar 210 PKL ini disambut baik para PKL. Ketua Lembaga Pedagang Kaki Lima Garut (LPKLG) Tatang mengaku, dirinya bersama para PKL lain merasa tak sanggup bila harus pindah ke Gedung PKL sebelum Idulfitri. Apalagi kondisi usaha PKL kini tak kondusif.

“Selain menghadapi tahun ajaran baru dan lebaran, juga banyaknya pedagang musiman. Tak sanggup kalau kudu dipindahkan sekarang. Bakal chaos,” bebernya.

*********

Noel, Jdh.