Bupati Garut Pahami Minimnya Penyerapan Tenaga Kerja

0
10 views
Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul 'Ulya Garut Mandirikan Santri Berwirausaha yang Kelak Bisa Menyerap Tenaga Kerja Lokal.
Bupati Garut.

“Ketat Terapkan Protokol Kesehatan Obyek Wisata”

Garutnews ( Senin, 26/10 – 2020 ). 

Bupati Garut H. Rudy Gunawan memahami sangat minimnya penyerapan tenaga kerja selama ini, sehingga adanya perusahaan masih bisa pertahankan tenaga kerjanya pun patut diapresiasi positip bahkan kita syukuri bersama.

Lantaran pandemi Covid-19 juga sangat berdampak pada kelesuan ekonomi, namun dikucurkannya bantuan kepada setiap UMKM senilai Rp2,4 juta, menurut Bupati dapat menyerap sedikitnya 150 ribu tenaga kerja informal di kabupatennya.

Agus Firmanyah, SE

Kepada garutnews di ‘Garut Command Center’ (GCC), Senin (26/10-2020) sore, mengemukakan pula semakin memerketat penerapan protokol kesehatan di setiap obyek wisata pada libur panjang akhir pekan mendatang.

Termasuk pemeriksaan mobilitas arus lalu lintas terutama di lokasi-lokasi perbatasan, selain itu disiagakan “Posko Kebencanaan” guna mengantisipasi juga mencegah penularan Covid-19, katanya.

Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Pada bagian lain keterangannya, Bupati Rudy Gunawan mengakui perlunya segera dilakukan  perbaikan, dan peningkatan kondisi ruas jalan pembangunan jembatan fly over jalan alternatif Kadungora–Leles menelan dana Rp9.141.292,00 bersumber DAU/PUPR/2018.

Pada lintasan jalan alternatif Kadungora – Leles itu, juga secara bersamaan dibangun jalan  pada KM. 0+00 S/D 6 + 500 (LPA dan Lapisan Penetrasi) berlokasi di Kecamatan Kadungora dan Leles. Bernilai kontrak Rp6.872.009.000,00 bersumber APBD 2017, kini berkondisi banyak kerusakan.

bagi Kabupaten Garut merupakan sebuah dilema. Sebagai kabupaten memiliki banyak obyek daerah tujuan wisata, Kabupaten Garut bakal diserbu wisatawan dari berbagai daerah selama liburan panjang tersebut berlangsung.

“11.971 Pencari Kerja Terserap 1.808 Tenaga Kerja”

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja pada Disnakertrans kabupaten setempat Agus Firmanyah, SE di ruang kerjanya katakan, dari 11.971 pencari kerja hingga akhir September 2020 yang terserap penempatan pencari kerja hanya 1.808.

Sehingga masih terdapat 11.163 belum memeroleh pekerjaan, tak termasuk bisa memeroleh pekerjaan namun tak melaporkan diri, antara lain terdapat pula 42 rekomendasi calon tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, katanya.

Selain itu, diselenggarakan juga sosialisasi kegiatan pembangunan rumah informasi kerja (PRIK) diikuti 300 peserta di Kecamatan Malangbong, Pamulihan, dan Kecamatan Pakenjeng, katanya pula.

Dari Garut dilaporkan pula sejak, Senin (26/10/2020), perkantoran lingkungan Setda Pemkab, termasuk kantor Bupati, Wakil Bupati, serta Sekda ditutup hingga 1 November 2020.

Lantaran empat pegawai Subag. Protokol Setda biasa mendampingi Bupati Garut terkonfirmasi positif predator coronavirus disease 2019.

Berdasar surat Penjabat Sekda Zatzat Munazat bernomor 443.2/11325/Um/2020 tertanggal 23 Oktober 2020 ditujukan kepada Staf Ahli Bupati, Asisten, Kabag lingkungan Setda disebutkan, penutupan kantor sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, sehubungan ditemukan positif pada ASN di Perangkat Daerah.

Para Staf Ahli Bupati, para Asisten, dan Kabag Administrasi Pembangunan serta para Kepala Subag pada Bagian Administrasi Pembangunan berkantor di Pendopo Kabupaten. Sedangkan Kabag lain berkantor di Rumah Dinas Sekda Jalan Patriot Tarogong Kidul.

Para Kepala Subag lain dan pegawai melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan catatan alat komunikasi aktif untuk memudahkan koordinasi dan melaporkan hasil pekerjaan selama bekerja di rumah (work from home/WFH).

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sejak 24 Oktober 2020 hingga 6 November 2020. Selama isolasi mandiri, mereka tak diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar kota.

Pelayanan kantor dibuka kembali 2 November 2020 bersistem kerja sebagaimana diatur Surat Edaran MenPAN RB No 67/2020 poin 2.b.4. Instansi pemerintah berada pada zona kabupaten/kota berkategori risiko tinggi, Pejabat Pembina Kepegawaian dapat mengatur jumlah pegawai melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from home/WFO) paling banyak 25 persen pada unit kerja instansi bersangkutan.

Hingga, Senin (26/10-2020) Pukul 19:14:59 WIB, keseluruhan kasus COVID-19 mencapai 11.174 terdiri Kontak Erat 7.377 (1.878 Kasus isolasi mandiri dan 5.499 Kasus discarded/selesai pemantauan).

Kemudian Suspek 3.173 (56 Kasus isolasi mandiri, enam Kasus Isolasi RS/perawatan, 3.073 Kasus discarded/selesai pemantauan, dan 38 Kasus meninggal), Probable 0 kasus, sedangkan Konfirmasi Positif 624 (114 kasus isolasi mandiri, 184 isolasi RS/perawatan, 311 dinyatakan sembuh, serta 15 meninggal).

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here