Bupati Garut Berikrar Membayar Zakat Melalui Lembaga

by
Bupati Garut Berikrar Membayar Zakat Melalui Lembaga.

“Kemiskinan dan kesenjangan masih ada dimana mana”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 19/10 – 2017 ).

Bupati Garut Berikrar Membayar Zakat Melalui Lembaga.

********* Di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (19/10-2017), Bupati Rudy Gunawan Berikrar Membayar Zakat Melalui Lembaga.

Ikrar tersebut, diikuti para Pimpinan “Forum Komunikasi Pimpinan Daerah” (FKPD), Kepala “Satuan Kerja Perangkat Daerah” (SKPD) Pemkab/Setda kabupaten setempat, serta ribuan undangan lainnya.

Bupati menyatakan, 1.  Bahwa mengingat peran serta dan fungsi zakat dalam membantu pengentasan kemiskinan ;

2. Bahwa mengingat komitmen Pemkab Garut dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat sebagaimana diatur dalam Perda No. 6/2014 Tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqoh, serta Intruksi Bupati N0. 451.12/78/ADKESRA/2017 Tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Penghasilan di lingkungan Pemkab Garut Melalui Baznas Kabupaten Garut.

Maka Dengan Mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” dan “Bertawakal” Kepada Allah SWT, Kami Pemkab Garut Bersama, Majelis Ulama Indonesia, Baznas Kabupaten Garut, Forum Zakat Kabupaten Garut, Tokoh Agama, Pimpinan Ormas Islam se Kabupaten Garut, Sepakat Menyatakan Komitmen dan Tekad Kami :

Pertama : Menjadikan Baznas Kabupaten Garut dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang Tergabung Dalam Forum Zakat Kabupaten Garut Sebagai Pengelola Zakat yang Resmi.

Kedua : Menjadikan tahun 2017 dan Tahun Berikutnya Sebagai Tahun Kebangkitan Zakat, Maka Dengan Ini Saya Mengajak Seluruh Muzaki dan Munfiq di Kabupaten Garut Untuk Membayar Zakat dan Infaqnya Melalui Lembaga Zakat Resmi yang Dibentuk dan Disahkan oleh Pemerintah.

Semoga Allah SWT Senantiasa Mencurahkan Hidayah, Inayah, Taufik dan Keberkahan Kepada Kita Sekalian, Amin Yaan Rabbal’Alamin.

Wa Billahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamualaikum WR. WB.

Kamis, 19 Oktober 2017, Bupati Garut H. Ruddy Gunawan, SH, MH, MP.

“Gebyar Garut Cerdas, dan Garut Taqwa”

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd. Aas Kosasih, S.Ag, M.Si Selenggarakan Gebyar Santunan Program Garut Cerdas.

********* Pada rangkaian helatan “Gebyar Garut Cerdas, dan Garut Taqwa” yang digelar Baznas kabupaten setempat itu, Bupati Rudy Gunawan juga antara lain katakan, kemiskinan tak bisa hanya diselesaikan pemerintah, Alquran pun memberikan tuntunannya.

Sehingga mulai 2018 mendatang diintruksikan kepada seluruh “Aparatur Sipil Negara” (ASN) di lingkungannya untuk membayar zakat, dengan cara langsung potong gaji menyusul adanya kenaikan tunjangan daerah. Disampaikan pula apresiasi positip kepada Basnaz Kabupaten Garut, sehingga bakal membantu kendaraan operasional.

Dia optimis dari kalangan ASN bisa diperoleh Rp50 miliar setiap tahun, atau bisa mencapai Rp300 juta setiap bulan, katanya.

********* Justru yang sangat berat saat ini, mewujudkan akhlaqul qarimah Kabupaten Garut yang baik dan terpuji, karena itu minuman keras, seks bebas, serta penyalahgunaan narkoba harus ditanggulangi bersama, di antaranya melalui kegiatan dakwah, katanya pula.

Dikatakan pula, keberadaan Baznas selain bisa mengentaskan kemiskinan, juga sekaligus bisa membantu merehabilitasi sekitar 90 ribu “rumah tak layak huni” (Rutilahu) di Kabupaten Garut, imbuh Bupati.

Gebyar Santunan Program Garut Cerdas”

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd. Aas Kosasih, S.Ag, M.Si mengemukakan, gebyar santunan program Garut cerdas mencapai 840 mustahik (siswa/siswi dhua’fa SD/MI, SMP/M.Ts mendapatkan bantuan berupa Alqur’an dan do’a – do’a harian, tas serta peralatan sekolah pada 27 wilayah kecamatan, 15 kecamatan lainnya di Garut Selatan menerima pada 18 Agustus 2017 lalu.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Hendi Muhyidin Senantiasa Membangun Komnunikasi Dengan Ragam Kalangan.

*********  Termasuk pemberian santunan untuk para ustadz 160 orang masing-masing senilai Rp300 ribu, kemudian Program Garut Taqwa mencapai 350 guru ngaji (ustadz dan ustadzah juga masing-masing mendapatkan bantuan Rp300 ribu, serta bantuan untuk Imam Masjid Besar Kecamatan Talegong.

Sedangkan santuan Program Garut Sehat, membantu penderita Hydrocepallus, dan penderita penyakit tumor di Kecamatan Cibatu, disusul santuan Program Garut Peduli berupa bantuan keuangan kepada sepuluh dhu’afa di Kecamatan Talegong.

Dikatakan Aas  Kosasih, Kabupaten Garut merupakan yang terdepan menjalankan amanah Undang-Undang Nomor .38/1999 Tentang Zakat, terbukti terbitnya Perda Nomor. 1/2003, dan perbaikan Perda Nomor. 6/2014 kemudian seiring perkembangan terbitlah Undang-Undang Nomor. 23/2011 Tentang Pengelolaan Zakat.

Juga Peraturan Pemerintah Nomor. 14/2014 sebagai penapsiran Undang-Undang Nomor 23/2011, serta Inpres RI Nomor.3/2014 Tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Profesi di lingkungan Lembaga Negara, Lembaga Pemerintahan, Lembaga Pemerintahan Daerah, BUMN, BUMD, dan lainnya.

Senantiasa Melakukan Pengawasan dan Evaluasi Pendistribusian.

************** Dijelaskan, Keuangan Baznas awal tahun penghimpunan hanya Rp8 juta dari ASN Pemkab Garut, dan Rp69 juta dari ASN Kemenag kabupaten setempat.

Setiap bulan penghimpunan zakat profesi terus naik, hingga September terdiri Zakat Rp1.391.130.714 kemudian Infaq Rp1.452.544.479. Kenaikan penghimpunan ZIS hampir mencapai 300 persen. Sehingga disampaikan terimakasih dan penghargaan kepada semua pihak.

Selain penghimpunan zakat profesi dari ASN, mulai Ramadlan kemarin mulai pula yang menitipkan zakat maal perdagangan, maupun zakat maal pertanian, ungkap Aas Kosasih.

Antara lain dihadiri pula Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Pusat, DR H. Natsir T yang antara lain katakan kondisi rasio gini di Indonesia, menunjukan kemiskinan dan kesenjangan masih ada dimana mana.

 

**********