Bulan Dana PMI Diharapkan Gerakan Empati Masyarakat

0
10 views
Ketua Harian PMI Kabupaten Garut.

Garut News ( 18/07 – 2019 ).

Agus Heryanto, S.Sos, M.Si.

Penyelenggaraan Bulan Dana PMI Kabupaten Garut, yang diagendakan berlangsung selama tiga bulan sejak Agustus 2019 diketuai Sekda setempat Ir H. Deni Suherlan, M.Si diharapkan memiliki kepedulian dan mampu menggerakan empati masyarakat.

Menyusul kini gencar memersiapkan perangkat administratif pelaksanaan berdasar izin prinsip dari Gubernur Jabar, dan Surat Keputusan Bupati yang menjadi legalitas formal, sekaligus penentuan susunan panitia, serta pencanangannya.

Sedangkan penetapan target perolehan Bulan Dana PMI tahun ini Rp800 juta, dikoordinasikan dengan Bagian Kesra Setda setempat sebagai leading sektornya, ungkapĀ Ketua Harian PMI Kabupaten Garut Dr H. Budiman, SE, MSi, MM didampingi Kepala Markas PMI, Agus Heryanto, S.Sos, M.Si.

Kepada Garut News di Markas PMI Jalan Proklamasi Garut, Kamis (18/07-2019), Budiman juga katakan selanjutnya Bagian Kesra menggerakan pula peran serta setiap seluruh SKPD, BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, Lembaga Pendidikan agar mereka bisa menjadi donatur menyukseskan Bulan Dana PMI tersebut.

Pemanfaatan hasil Bulan Dana PMI, antara lain menunjang kegiatan bidang pembinaan generasi muda, upaya penanggulangan bencana, pertolongan pertama pada kecelakaan, bidang kesehatan, dan pada kegiatan operasional ‘Unit Transfusi Darah’ (UTD).

Sesuai misi PMI, membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan secara sukarela dan mandiri, sehingga senantiasa mengajak seluruh komponen dan elemen masyarakat untuk menopang kemandirian PMI, imbuh Budiman.

Jajaran PMI Kabupaten Garut, selama ini pun dalam pencarian donatur tak hanya mengandalkan partisipasi masyarakat, melainkan juga membuka akses dengan lembaga internasional.

“Di antaranya dengan Palang Merah Spanyol, dan USAID dalam pengadaan MCK sehat bagi masyarakat Garut,” ungkapnya.

Masih menurut Budiman, hingga kini masih kurangnya partisipasi pihak perusahaan swasta terhadap pelaksanaan Bulan Dana PMI.

Padahal ada banyak kendala yang dihadapi PMI Kabupaten Garut, antara lain masih menunggaknya Badan Layanan Umum RSU dr Slamet terhadap pasokan darah dari UTD PMI mencapai sekitar Rp1,5 miliar sejak tujuh bulan silam.

Hal sama dialami pula Rumah Sakit Guntur menunggak sekitar Rp900 juta sejak setahun lalu, akibat keterlambatan pembayaranm dari BPJS.

Ironisnya pihak RSU dr Slamet Garut, malahan bisa memprioritaskan pembayaran kepada distributor obat-obatan, namun kenyataannya mengesankan tidak memprioritaskan pembayaran tunggakan kepada UTD PMI.

Sehingga diharapkan bupati pun bisa membantu memberikan pemahaman terhadap RSU, agar pelunasan tunggakan pasokan darah pada UTD PMI bisa pula mendapatkan prioritas.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here