BPMPT Garut Meretas Peluang Beragam Prosfek Investasi

0
74 views

“Semakin mendesak diperlukannya regulasi yang ‘pas’ guna memenuhi kepastian hukun’

Garut News ( Sabtu, 09/05 – 2015 ).

Zat Zat Munazat.
Zat Zat Munazat.

“Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu” (BPMPT) Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini kian “intens” meretas peluang beragam prosfek investasi pada seluruh wilayah kabupaten tersebut.

Di antaranya detail menyelenggarakan pendataan pada setiap celah sekalipun, tetapi memiliki sumber daya besar bisa dijadikan sarana kalangan investor menanamkan investasinya.

Lantaran kabupaten ini dinilai semakin potensial bagi pengembangan produk sektor industri menengah, berupa tekstil, makanan ringan atawa instan, juga industri pariwisata pembangunan “resort”, ungkap Kepala BPMPT kabupaten setempat, Zat Zat Munazat.

Didesak pertanyaan Garut News di kantornya, Sabtu (09/05-2015), Munazat memastikan kalangan investor domestik bahkan mancanegara bakal nyaman dan aman menanamkan investasinya.

Kenyamanan Jasa Layanan BPMPT.
Kenyamanan Jasa Layanan BPMPT.

Sebab, antara lain didukung ketersediaan tenaga kerja berlimpah-ruah berstandar UMR/UMK masih murah, serta ketersediaan lahan usaha juga bernilai relatif murah, katanya.

Meski dia mengingatkan, semakin mendesak kudu diperlukannya regulasi yang “pas” guna memenuhi kepastian hukun.

Regulasi yang pas, diperlukan pula bagi institusi teknis terkait sebagai acuan setiap mereka menggulirkan rekomendasi proses perijinan.

Menyusul setiap izin usaha digelindingkan BPMPT itu, tergantung pula rekomendasi dari pelbagai instutusi teknis terkait, tandas Zat Zat.

Dikatakan, bisa saja BPMPT menggelindingkan izin usaha mikro penambangan batu akik atawa batu setengah permata, apabila terdapat rekomendasi dari instansi berwenang.

Apalagi kini terbentuk Tim Penertiban dan Pengendalian Izin, sehingga BPMPT pun gencar menyelenggarakan inventarisasi pada setiap seluruh 42 wilayah kecamatan di Kabupaten Garut.

BPMPT.
BPMPT.

Selain itu gencar pula menyelenggarakan pelbagai upaya pembenahan dan peningkatan kualitas jasa layanan, serta konsolidasi organisasi, kendati tetap “concern” menyelesaikan permasalahan peninggalan 2014 lalu.

Sekaligus menelisik kembali izin mendirikan bangunan, serta membantu mewujudkan formula efektif dan cerdas proses perijinan usaha jika terjadi pada lokasi alih fungsi lahan produktif.

Termasuk mendukung penuh terwujudnya penguatan regulasi pelaksanaan program lahan abadi pertanian produktif, beber Munazat antara lain menambahkan.

Dalam pada itu, BPMPT pun pernah mengeluarkan perintah penghentian pembangunan salah satu perumahan, melalui surat bernomor 820/189/BPMPT/2015 perihal Penghentian Rencana Pembangunan Perumahan dan Ruko, tertanggal 26 Maret 2015 ditujukan pada Camat Tarogong Kaler.

********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.