Boikot Produk AS, Tingkatkan Pemasaran Produk Indonesia

0
37 views
Ketika Lantang Petisi Tersebut Dibacakan, Ahad (17/12-2017) di Monas Jakarta. (Foto: John Doddy Hidayat).

Garut News ( Selasa, 19/12 – 2017 ).

Oleh : John Doddy Hidayat

Ketika Lantang Petisi Tersebut Dibacakan, Ahad (17/12-2017) di Monas Jakarta. (Foto: John Doddy Hidayat).

Petisi seluruh Ormas Islam Indonesia yang disampaikan ke Kedutaan Besar AS di Jakarta, Senin (18/12-2017),  di antaranya selain mendesak DPR membentuk   “panitia khusus” (Pansus) untuk meninjau kembali semua bentuk investasi dan bisnis Amerika Serikat yang ada di negara Indonesia.

Juga berisikan himbauan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar melakukan boikot terhadap seluruh produk perusahaan Amerika Serikat, dan Israel yang beredar di Tanah Air. Agar kita tidak bergantung dengan produk tersebut dan menggunakan produk sejenis karya anak bangsa.

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, KH Anwar Abbas, di hadapan massa aksi solidaritas Bela Rakyat Palestina di “Monumen Nasional” (Monas) Jakarta, Ahad (17/12-2017), lantang membacakan petisi penolakan terhadap keputusan politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem ibu kota Israel.

Selain itu pula, mengimbau masyarakat Indonesia agar berdoa untuk kedamaian dan kemerdekaan Palestina, dan kepada umat Islam agar membaca qunut nazilah saat shalat fardu.

Khusus mengenai petisi berupa himbauan “agar melakukan boikot terhadap seluruh produk perusahaan Amerika Serikat, dan Israel yang beredar di Tanah Air”.

Dipastikan pula bisa memberi banyak manfaat agar kita tak kerap terbelenggu pada ketergantungan produk luar negeri, melainkan senantiasa menggunakan produk sejenis karya anak bangsa sendiri.

Sehingga upaya nyata memboikot ragam produk perusahaan AS, dan Israel yang beredar di Indonesia ini. Dapat direalisasikan secara terencana dan terukur termasuk memotivasi kalangan produsen di tanah air guna meningkatkan segmen pasar ragam produk kreativitas mereka yang berdaya saing global.

Bahkan secara bertahap semakin menumbuhkan industri kreatif di dalam negeri, berbasiskan teknologi tinggi sekalipun, bisa dihasilkan dari karya anak bangsa.

Termasuk dapat kian memacu kalangan sainstis mengimplementasikan “risearch” di bidang teknologi informasi dan komunikasi, antara lain dengan harapan pula bisa terwujudnya produk pencari informasi sejenis geogle.

Sehingga kita, Bangsa Indonesia mulai saat ini, bersama berupaya maksimal melepaskan ketergantungan sebagai “demand” atau hanya menjadi konsumen serbuan ragam jenis produk luar negeri.

Melainkan bisa menguasai segmen pemasaran ragam produk kreativitas, dan inovasi karya anak bangsa ke luar negeri.

Apalagi dengan masih berlimpah-ruahnya kekayaan sumber daya alam yang kita miliki, hendaknya justru bisa menjadikan negara lain yang membutuhkan kita. Supaya tak sebaliknya malahan kita, yang masih banyak belum bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

Karena itu, kita bisa mengambil banyak hikmah dari kecongkakan Presiden Donald Trump, yang arogan membela kepentingan Israel atas kebiadabannya terhadap Bangsa Palestina.

********