Bocah Pengais Rejeki Pada Puing Sisa Terbakar

Garut News ( Kamis, 18/09 – 2014 ).

Bocah Pengais Rejeki di Pasar Terbakar, Kamis (18/09-2014).
Bocah Pengais Rejeki di Pasar Terbakar, Kamis (18/09-2014).

Inilah bocah pengais rejeki pada puing sisa terbakar.

Menyusul terbakarnya Pasar Andir di wilayah Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat.

Peristiwa memilukan memporakporandakan ratusan kios milik pedagang tersebut, lantaran diranggas kobaran api berlangsung nyaris semalam suntuk, Rabu (17/09-2014).

Seorang Bapak Juga Berupaya Mengumpulkan Komoditi Dagangan Alat Rumah Tangga yang Diranggas Kobaran Api.
Seorang Bapak Juga Berupaya Mengumpulkan Komoditi Dagangan Alat Rumah Tangga yang Diranggas Kobaran Api.

Keesokan harinya, Kamis (18/09-2014), selain banyak didatangi pengumpul rongsokan juga berdatangan bocah, mereka mengorbankan diri tak masuk sekolah.

Bocah ini, hanya mengumpulkan paku dari serpihan kayu yang diranggas api, atau kayu sudah menjadi arang.

Kemudian paku-paku terkumpul itu, di timbang dan dijual dengan harga berkisar Rp1.000 per kg.

“Lumayan pak untuk jajan di sekolah,” ungkap seorang bocah yang juga membolos sekolah.

Bocah ini pun bersama rekan sebayanya, berdatangan di lokasi kebakaran sejak pagi, baju bahkan wajahnya pun menjadi hitam oleh arang.

Memikul Bekas Seng Atap yang Masih Bisa Diselamatkan.
Memikul Bekas Seng Atap yang Masih Bisa Diselamatkan.

Mereka tanpa kaos tangan pengaman, apalagi mengenakan sepatu khusus, hanya memakai sandal seadanya.

Padahal saat bersamaan, masih terdapat sejumlah titik api pada beberapa lokasi, termasuk asap mengepul dari bangunan bekas terbakar, masih pula menyisakan pada banyak lokasi pula.

Bahkan, asap tebal mengepul sejak Kamis dini hari, selain menyesakkan pernapasan, juga bisa menimbulkan “insfeksi saluran pernapasan akut” atawa Ispa.

Petugas Damkar Terus Berupaya Memadamkan Sisa Api.
Petugas Damkar Terus Berupaya Memadamkan Sisa Api.
Terdapat Beberapa Kios Dikelilingi Police Line.
Terdapat Beberapa Kios Dikelilingi Police Line.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*******

 

 

 

 

 

Esay/Foto :

John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment