BNN Ungkap Pencucian Uang Kejahatan Narkotika Rp60 Miliar

0
18 views
Foto : BNN.

Garut News ( Kamis, 25/07 – 2019 ).

Foto : BNN.

Berawal dari pengungkapan kasus-kasus tindak pidana narkotika, BNN juga melakukan penyitaan aset para tersangka yang dihasilkan dari bisnis haram tersebut.

Sedangkan aset-aset yang dibeli para tersangka dari hasil penjualan narkotika itu, antara lain rumah, apartemen, tanah, kendaraan, perhiasan, dan bahkan untuk mendirikan perusahaan.

Para tersangka juga memiliki beberapa rekening bank atas nama mereka sendiri, keluarga, maupun orang lain yang dijadikan sebagai tempat penampungan uang dalam bisnis gelap ini.

Dalam pengungkapan kasus ‘tindak pidana pencucian uang’ (TPPU) kejahatan narkotika saat ini, BNN menyita sejumlah aset bertotal nilai sekitar Rp60.078.957.386,-  dari 20 kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap BNN sejak Januari hingga Juli 2019.

Terdiri, 41 bidang tanah dan bangunan senilai Rp34.784.380.000, satu unit pabrik senilai Rp3.000.000.000, dua unit mesin potong padi Rp1.000.000.000, 30 unit mobil Rp6.852.000.000, motor Rp2.698.000.000, 440 batang kayu jati gelondongan Rp90.000.000, perhiasan Rp617.000.000, serta uang Rp11.036.677.386,

Seluruh aset TPPU kasus tersebut,  disita dari 22 tersangka sebagian besar narapidana menjalani hukuman di Lapas terkait tindak pidana narkotika. Sebagian lainnya para pelaku baru ditangkap, dan para pelaku beberapa kali melakukan kejahatan itu.

Mereka dijerat Undang-Undang No.8/2010, Psl. 3, 4, dan Psl. 5 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, dan Undang-Undang No.35/2009 Psl 137 Tentang Narkotika.

Demikian Kepala BNN, Heru Winarko kepada Garut News, Kamis (25/07-2019).

********

JDH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here