BNN Ungkap Modus Penyelundupan Narkoba Pulau Rupat

by

Jakarta, Garut News ( Jum’at, 04/10 ).

Foto : Humas dan Dokumentasi BNN.
Foto : Humas dan Dokumentasi BNN.

Penyelundupan narkotika melalui jalur laut masih menjadi ancaman, kudu terus diwaspadai.

Lantaran luasnya perairan Indonesia, ternyata masih dijadikan celah sindikat menyelundupkan barang haram tersebut ke negeri ini.

Namun, jaringan narkoba menggunakan modus penyelundupan lewat jalur laut, berhasil diamankan BNN baru-baru ini.

Foto: Humas dan Dokumentasi BNN.
Foto: Humas dan Dokumentasi BNN.

Pada Rabu, 2 Oktober 2013, BNN berhasil mengamankan RY bersama MR, dan D di bilangan Jalan Serasi, Kelurahan Delima, Pekanbaru.

Dari tangan R, petugas BNN menyita sabu seberat 3,8 kg, beserta tujuh telepon genggam.

Berdasar data penyelidikan, RY pada 25 September  2013  berangkat dari Jakarta menuju Pekanbaru.

RY kemudian mengajak rekannya berinisial NN menuju Dumai.

Pada 30 September 2013, NG bertemu dengan FR, di Pulau Rupat, berjarak tempuh selama sekitar dua jam dari Dumai.

Di Pulau tersebut, FR menyerahkan sebuah koper pada NG, nantinya akan diserahkan pada JR.

Setelah menerima koper tersebut, JR menyerahkan pada RY selanjutnya diserahkan pada NN untuk dibawa ke Pekanbaru menggunakan bis.

Setibanya di Pekanbaru, 1 Oktober 2013 koper ini diserahkan lagi pada RY kemudian disimpan di sebuah rumah kontrakan ditempati adik D.

RY kemudian menjemput MR di sebuah mall di Pekanbaru.

Setelah keduanya berbelanja, RY dan MR menuju  rumah kontrakan di bilangan Jalan Serasi Pekanbaru.

Di rumah tersebut, RY, MR, dan D diamankan petugas BNN.

Setelah dilakukan pengembangan, BNN mengamankan FR, NN, JR, dan NG pada sebuah rumah di kawasan Jalan Belimbing, Dumai Riau.

Demikian dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Jum’at (04/10).

****** John.