BNN Implementasikan Undang-Undang RI Tentang Narkotika

by

Jakarta, Garut News ( Jum’at, 11/10 ).

Proses Pemusnahan Barang Bukti Narkotika. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).
Proses Pemusnahan Barang Bukti Narkotika. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).

BENTUK IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG RI NO.35/2009 TENTANG NARKOTIKA, PSL 75 K, MENERANGKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA NARKOTIKA HARUS DIMUSNAHKAN SETELAH MENDAPATKAN KETETAPAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI DARI KEJAKSAAN NEGERI SETEMPAT.

Jum’at (11/10), BNN MEMUSNAHKAN BARANG BUKTI KE-25 PADA 2013 BERUPA SABU DENGAN TOTAL AWAL DISITA SEBERAT 33390,75 GRAM, SETELAH DISISIHKAN KEPENTINGAN LAB ATAU PEMBUKTIAN PERKARA DI PERSIDANGAN 53,30 GRAM, DAN UNTUK KEPENTINGAN IPTEK 5,00 GRAM,

MAKA SABU DIMUSNAHKAN 3.332, 45 GRAM.

SELAIN ITU,  PETUGAS JUGA MEMUSNAHKAN EKSTASI TOTAL AWAL DISITA 114 BUTIR, SETELAH DISISIHKAN KEPENTINGAN LAB ATAU PEMBUKTIAN PERKARA 10 BUTIR.

MAKA DIMUSNAHKAN 104 BUTIR EKSTASI.

BARANG BUKTI LAIN DIMUSNAHKAN, TABLET EPHEDRINE TOTAL AWAL 938 BUTIR.

SETELAH DISISIHKAN KEPENTINGAN LAB ATAU PEMBUKTIAN PERKARA SEBANYAK 2 BUTIR, DAN UNTUK IPTEK 2 BUTIR,

MAKA TOTAL  TABLET EPHEDRINE DIMUSNAHKAN 934 BUTIR.

SELURUH BARANG BUKTI TERSEBUT, HASIL PENGUNGKAPAN TIGA KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA.

URAIAN KRONOLOGIS SEBAGAI BERIKUT :

KASUS PABRIK GELAP NARKOBA DI MOJOKERTO (LKN/128-P2/IX/2013/BNN

BERAWAL PENGAMANAN PETUGAS TERHADAP DUA TERSANGKA BERINISIAL HN, DAN TS DI SEBUAH RUMAH PONDOK GEDE BEKASI, PADA KAMIS (05/09) , DENGAN BARANG BUKTI 0,4 GRAM SABU.

DARI HASIL PEMERIKSAAN, HN MENGAKU AKAN MENGIRIM SEBUAH PAKET SABU SEBERAT 50,85 GRAM PADA AM.

PETUGAS BNN MELAKUKAN CONTROL DELIVERY, DAN BERHASIL MENGAMANKAN AM, DI KAWASAN JALAN BAYANGKARA MOJOKERTO, JUM’AT (06/09).

PETUGAS SELANJUTNYA MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH AM, BERHASIL MENGAMANKAN 118,75 GRAM SABU,  CAIRAN PREKURSOR 520 ML, DAN TABLET EPHEDRINE 938 BUTIR ATAU SEBERAT 146,38 GRAM.

EKSTASI DARI BELANDA GAGAL EDAR (LKN/131-INTD/IX/2013/BNN

BERAWAL TEMUAN PAKET BERISI TABLET UNGU 114 BUTIR OLEH PETUGAS BEA DAN CUKAI KANTOR POS, (19/09).

PAKET TERSEBUT BERASAL DARI BELANDA, DAN DITUJUKAN PADA ALAMAT DI KAWASAN PONDOK GEDE, BEKASI. 20 SEPTEMBER 2013, BNN MENINDAKLANJUTI DENGAN MELAKUKAN PENGEMBANGAN, DAN BERHASIL MENGAMANKAN SEORANG PEREMPUAN BERINSIAL ESC SESAAT SETELAH MENERIMA PAKET TERSEBUT.

TKI INDONESIA RAWAN TERSERET KASUS PEREDARAN GELAP NARKOBA (LKN/133-INTD/IX/2013/BNN)

BERAWAL DARI PEMERIKSAAN X-RAY DI BANDARA SOEKARNO HATTA, PETUGAS BEA DAN CUKAI MENGAMANKAN SEORANG PENUMPANG PESAWAT DARI MALAYSIA AKAN MENUJU SURABAYA.

DARI TANGAN TERSANGKA BERINSIAL SU PADA 21 SEPTEMBER 2013, PETUGAS MENYITA SABU 3.272 GRAM BRUTTO.

MENURUT PENGAKUAN SU, BARANG TERSEBUT AKAN DISERAHKAN PADA SESEORANG DI SURABAYA.

PETUGAS BNN SELANJUTNYA MELAKUKAN CONTROL DELIVERY KE SURABAYA, NAMUN TAK MEMBUAHKAN HASIL.

DARI KETIGA KASUS TERSEBUT, PARA TERSANGKA DIANCAM PSL 114 AYAT (2), DAN  PSL 113 AYAT (2), PSL 112 AYAT (2) JO PSL 132 AYAT (1)  UU NO.35/2009 TENTANG NARKOTIKA, DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI.

Demikian dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News.

***** John.