BNN Dituntut Bangun Integritas Komitmen Bebas Korupsi

“Seluruh unsur satuan kerja di lingkungan BNN kudu mampu menggunakan anggaran ditetapkan mendukung kegiatan operasional sesuai ketentuan, ‘tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme'”

Jakarta, Garut News ( Kamis, 06/02 – 2014 ).

Ilustrasi. Kegiatan BNNK Garut Pada Lomba Cipta Lagu Anti penyalahguna Narkoba Bagi kalangan Pelajar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. Kegiatan BNNK Garut Pada Lomba Cipta Lagu Anti penyalahguna Narkoba Bagi kalangan Pelajar. (Foto: John Doddy Hidayat).
Permasalahan pengguna narkoba menyentuh empat juta jiwa menjadi tantangan sangat serius bagi Badan Narkotika Nasional (BNN).

Karena itu, seluruh jajaran BNN kudu memiliki komitmen dan integritas, tercermin pada sikap anti korupsi dan sanggup memberikan pelayanan prima pada masyarakat.

Dalam pelaksanaan seluruh tugas dan fungsinya (empat pilar utama), berupa pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penegakkan hukum.

Seluruh unsur satuan kerja di lingkungan BNN kudu mampu menggunakan anggaran ditetapkan mendukung kegiatan operasional sesuai ketentuan, “tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme”.

Terkait komitmen BNN membangun integritas organisasi, dan mewujudkan konsep good governance dan clean government, BNN menyatakan sikapnya dengan tegas melalui Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan BNN Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebagai langkah konkretnya, Kepala BNN, Anang Iskandar mendeklarasikan komitmen BNN menjadi Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), melalui pembacaan Naskah Pencanangan Pembangunan Zona Integritas, disusul penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas, Rabu (05/02-2014), di Jakarta.

Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.60/2012.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ini disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Pimpinan KPK, dan Ketua Ombudsman RI.

Dalam konteks pencegahan tindakan penyelewengan anggaran, sejauh ini BNN melakukan serangkaian langkah penting.

Pertama, melakukan koreksi rencana kegiatan dengan cara menghilangkan kegiatan tak efektif, dan menghilangkan kegiatan dinilai merugikan keuangan negara.

Langkah kedua, melakukan upaya pengawasan audit sangat ketat, baik internal maupun eksternal.

Demikian dikemukakan Kabag Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Kamis (06/02-2014).

*****
(Semoga Tak Sebatas Serimonial, Protokoler, dan Hanya Wacana……bro….. Red).

******

John.

Related posts