BNN Berhasil Gagalkan Penyelundupan 2.558 Gram Sabu

by

Jakarta, Garut News ( Rabu, 02/10 ).

Ilustrasi Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati, BA Juga Prioritaskan Pemetaan, dan Pengawasan Bentangan 83 kilometer Bibir Pantai Selatan Garut, Jabar, Berhadapan Samudera Hindia Selama Ini Dilintasi Perairan Internasional. (Foto: John).
Ilustrasi Kepala BNNK Garut, AKBP Widayati, BA Juga Prioritaskan Pemetaan, dan Pengawasan Bentangan 83 kilometer Bibir Pantai Selatan Garut, Jabar, Berhadapan Langsung dengan Samudera Hindia Selama Ini Dilintasi Perairan Internasional. (Foto: John).

Tenaga Kerja Indonesia, kembali menjadi korban rayuan kejahatan sindikat narkotika internasional.

Bekerja sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandara Soekarno Hatta, BNN berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Sabu dilakukan seorang TKI berinisial SU, Sabtu (21/09).

SU diamankan petugas saat transit di Terminal kedatangan 2 E Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Berawal kecurigaan petugas terhadap barang bawaan SU, petugas melakukan pemeriksaan SU dan berhasil menemukan 2.558 gram Kristal bening disembunyikan di dalam sebuah kardus berisi trolley baby, dan satu buah kardus berisi rice cooker.

Berdasar pengakuan SU, kedua barang tersebut milik seorang pria berinisial MF (DPO) memerintahkan SU membawa barang tersebut dari Malaysia menuju Desa Temberu Barat, Sokobanah, Sampang, Madura, Indonesia.

Menurut pengakuan SU, ia mengetahui barang dibawa itu, Narkotika.

Sebelum berangkat SU dibekali tiket pesawat, dan uang tunai Rp1 juta diberikan MF melalui seorang tekong (penyalur TKI).

Tekong itu pun turut membantu menyiapkan barang milik MF hendak dibawa SU.

MF berjanji memberikan upah Rp30 juta jika SU berhasil membawa barang terlarang tersebut ke Madura.

Selain barang bukti Narkotika, petugas juga menyita barang bukti berupa sebuah HP, uang tunai Rp650.000 dan MYR 18, serta kartu identitas tersangka.

Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta menyerahkan tersangka beserta barang bukti pada BNN untuk dilakukan pengembangan kasus lebih lanjut.

Demikian dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Rabu (02/10).

***** John.