You are here
BKM PWK Sukajaya Selenggarakan Pelatihan Sadar Wisata Pariwisata 

BKM PWK Sukajaya Selenggarakan Pelatihan Sadar Wisata

Garut News ( Rabu, 04/12 ).

Foto : SB
Foto : SB

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menurunkan SK bagi enam desa/kelurahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai desa wisata, salah satunya Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul.

Meski tak memiliki objek wisata alam, biasanya menjadi tujuan utama wisatawan, namun nampaknya  Sukajaya di mata Menteri terdapat banyak potensi lain bisa ditingkatkan geliatnya”, antara lain ungkap fasilitator Bidang Pariwisata pada BKM PWK Sukajaya, Yusran Hanif(32).

Bidang Pariwisata ini tetap menginduk pada PNPM dibentuk berdasar SK tersebut, bahkan mensyaratkan fasilitator kudu berasal dari daerah ini, agar mampu mangawal maksimal lantaran terdapat unsur kepemilikan, katanya.

Semula kami bingung kudu bagaimana mengelola sebuah desa wisata, sebab terus terang baru pertama kali di daerah ini, dan sama sekali belum terpikirkan,” ujar Kordinator BKM Ajang Syaripudin, M.MPd(48).

Kata dia, seiring berjalannya waktu, terus dan bakal terus belajar bagaimana mengolah potensi kami punya semaksimal mungkin, demi memajukan kesejahteraan masyarakat Sukajaya.

Trainer R Wisnu Rahtomo berinteraksi dengan peserta pelatihan, Ahad (01/12). (Foto:SB)
Trainer R Wisnu Rahtomo berinteraksi dengan peserta pelatihan, Ahad (01/12). (Foto:SB)

Nara sumber pelatihan tersebut, R Wisnu Rahtomo katakan karakteristik wisata pedesaan mengintegrasikan keindahan alam, dan kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Kemudian mempromosikan praktek-praktek, dan pelaksanaan pariwisata berkelanjutan lebih produktif.

Sekaligus beradaptasi dengan dinamika kehidupan pedesaan, dan melestarikannya (penyambutan, suasana santai dan sederhana).

Memertahankan inisiatif dan partisipasi lokal, serta penguatan organisasi dan masyarakat lokal.

sadar3Sedangkan menurut Nuryanti, Wiendu (1993) pengertian desa wisata, suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat menyatu dengan tata cara tradisi berlaku.

Adapun Edward Inskeep, dalam Nuryanti, Wiendu (1993), menjabarkan desa wisata, wisata pedesaan dimana sekelompok kecil wisatawan tinggal di dalam atau dekat dengan suasana tradisional, sering di desa-desa terpencil, dan belajar tentang kehidupan pedesaan serta lingkungan setempat.

Camat Tarogong Kidul, Otto Iskandar berharap agar program ini mampu mendongkrak makanan khas Sukajaya selama ini cukup dikenal agar lebih populer lagi.

Sehingga wisatawan pernah datang, bakal datang lagi demi mendapatkan oleh-oleh makanan itu.

****** (SB, JDH).

Related posts

Leave a Comment