Bibit Badai Tropis Baru Bisa Mengancam Indonesia

Garut News ( Selasa, 21/01 – 2014 ).

BMKG
BMKG

Bibit badai tropis kini muncul di selatan wilayah Nusa Tenggara Barat.

Fenomena ini bisa memicu hujan deras pada beberapa wilayah selatan Indonesia.

Demikian diungkapkan Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Edvin Aldrian, kepada Kompas.com, Ahad (19/01-2014).

“Saat ini bibit belum berkembang menjadi badai tropis. Tetapi saya lihat tekanannya rendah sekali,” kata Edvin.

Edvin mengutarakan, besar kemungkinan bibit badai tropis itu berkembang menjadi siklon, dan memengaruhi cuaca Indonesia.

“Kalau berkembang, wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara kudu mewaspadai hujan deras berangin kencang,” ungkapnya, mengingatkan.

Selain bibit badai tropis ini, wilayah Indonesia kini diapit dua badai tropis.

Satu berlokasi di selatan Filipina, dan satu lagi di selatan Fiji.

Badai tropis Lingling terdapat di selatan Filipina kini diamati polanya oleh BMKG.

Badai ini bisa memicu hujan ekstrem di Sulawesi Utara apabila ekor basah badainya mengenai Indonesia.

Sementara itu, badai tropis June di selatan Fiji dipastikan tak berdampak apa pun bagi wilayah Tanah Air.

Hujan deras berlangsung di Jawa bagian barat, termasuk Jakarta, akhir-akhir ini dipicu konvergensi massa uap air, memicu pembentukan awan di atas Jawa.


Penulis : Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com

 

Related posts

Leave a Comment