Terjadi Penambahan 26 Penduduk Garut Terinsfeksi HIV/AIDS

0
5 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 15/06 – 2016 ).

Guntur Yana Hidayat.
Guntur Yana Hidayat.

Sejak lima bulan terakhir hingga akhir Mei 2016, terjadi lagi penambahan 26 penduduk di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang terinsfeksi jenis penyakit HIV/AIDS, terdiri 17 laki-laki, dan sembilan perempuan.

Sehingga totalitas populasi terinsfeksi penyakit mematikan tersebut, kini mencapai 463 terdiri 313 AIDS, serta 150 terinsfeksi HIV.

Pengelola Program “Komisi Penanggulangan AIDS” (KPA) kabupaten setempat, Guntur Yana Hidayat katakan, mereka yang terinsfeksi jenis penyakit itu. Berada pada kelompok usia kurang dari satu tahun hingga berusia 60 tahun lebih.

Namun jumlahnya didominasi kelompok umur 25 tahun hingga 39 tahun, masing-masing 244 terinsfeksi AIDS dan 113 HIV sehingga total keseluruhan kelompok usia ini mencapai 357, ungkapnya ketika didesak pertanyaan Garut News, Rabu (15/06-2016) sore.

Dikemukakan Guntur Yana Hidayat, pada Januari 2016 terdapat penambahan dua kasus terinsfeksi HIV/AIDS masing-masing satu kasus HIV dan AIDS.

Kemudian selama rentang waktu Februari hingga Mei 2016 terdapat penambahan 24 kasus terinsfeksi HIV/AIDS masing-masing 16 laki-laki, serta delapan perempuan.

Penambahan selama Februari ada enam kasus (empat laki-laki, dua perempuan), Maret terdapat tujuh kasus (lima laki-laki, dua perempuan), April bertambah empat kasus (tiga laki-laki, satu perempuan), serta pada Mei ada tujuh kasus terdiri empat laki-laki, dan tiga perempuan.

Hingga kini, yang tercatat terdapat 163 kasus terinsfeksi HIV/AIDS di antaranya meninggal dunia. Sedangkan hingga Januari 2016 yang sudah mendapatkan terafi ARV terdapat 229 kasus.

Sebaran wilayah mereka bertengger pada 29 wilayah kecamatan, meliputi Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Karangpawitan, Cilawu, Kadungora, Wanaraja, Bayongbong, Leles, Banyuresmi, Cikajang, Samarang, Malangbong, Leuwigoong, serta wilayah Kecamatan Balubur Limbangan.

Kemudian juga tersebar di wilayah Kecamatan Pameungpeuk, Cisompet, Pakenjeng, Cibalong, Cisurupan, Pangatikan, Bungbulang, Sucinaraja, Mekarmukti, Cibiuk, Kersamanah, Pasirwangi, serta di wilayah Kecamatan Cigedug.

Sumber-sumber resmi kepada Garut News menambahkan pula, selain semakin mendesak segera dilakukan upaya pencegahan sekaligus penanggulangan kasus yang kian bertambah tersebut.

Juga diperlukan kepedulian pemkab Garut, termasuk dari setiap seluruh pemangku kewajiban bisa memiliki kualitas kepedulian mereka, juga terhadap setiap seluruh pengelola jajaran KPA.

Lantaran dengan jaminan kesejahteraan, dan kepedulian lain terhadap seluruh pengelola KPA itu, dipastikan mereka bisa senantiasa meningkatkan kualitas kinerja sekaligus semakin banyaknya kegiatan operasional lapangan, antara lain dengan kegiatan advokasi, melacak temuan baru, serta ragam sosialisasi upaya pencegahan.

 

*******