Bersemangat Wujudkan Madrasah Memadai di Tengah Pandemi

0
15 views
Emak Eamak, dan Anak Anak Bersemangat Tinggi.
Diguyur Hujan Sore Hari Angkut Pasir Sejauh Ratusan Meter.

“Meski Diguyur Hujan Sore”

Garutnews ( Sabtu, 12/12 – 2020 ).

Foto berita garutnews akhir pekan ini, Sabtu (12/12 – 2020), memotret semangat kuat masyarakat. Khususnya kaum ibu dan anak-anak termotivasi tinggi bisa segera memiliki memadainya sarana pendidikan agama.  

Terbukti meski diguyur hujan sore hari, namun mereka tak lekang dengan kondisi bercuaca dingin bahkan basah kuyub di tengah cengkraman predator pandemi coronavirus disease 2019.

Pak Tua Mengaji Jelang Shalat Berjamaah.

Tetap meneruskan gotong royongnya secara manual mengangkut pasir ke lokasi pembangunan sejauh ratusan meter di Kampung Pasir Seah RW.12 Kelurahan Sukajaya Tarogong Kidul Garut.

Padahal penularan wabah di kabupaten setempat meningkat menjadi 2.716 kasus dengan bertambahnya 75 kasus temuan baru positif, Jum’at (11/12-2020).

Dengan jumlah kematiannya meningkat menjadi tiga kasus dibandingkan sehari sebelumnya dua kasus.

Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Muksin katakan, 73 kasus baru positif itu, 71 kasus di antaranya ditemukan berdasar hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet pada 384 sampel swab, dan empat dikonfirmasi pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Mereka berasal dari 20 kecamatan didominasi Tarogong Kidul (15 kasus), Cibatu (6 kasus), Garut Kota (6 kasus), Samarang (5 kasus), Cilawu (5 kasus), Wanaraja (5 kasus), Singajaya (4 kasus), Tarogong Kaler (4 kasus), Cisurupan (3 kasus).

Kemudian Bayongbong (3 kasus), Cibalong (3 kasus), Pasirwangi (3 kasus), Karangpawitan (3 kasus), Cibiuk (2 kasus), Malangbong (2 kasus), Pangatikan (2 kasus), Banyuresmi (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Leles (1 kasus), dan Limbangan (1 kasus).

Mereka terdiri 39 laki-laki dan 36 perempuan berusia antara dua tahun hingga 72 tahun, termasuk dua balita dan sepuluh lansia berumur 60 tahun ke atas.

Sedangkan tiga pasien positif meninggal dunia yakni perempuan (KC-2302) 52 tahun dari Bayongbong, laki-laki (KC-2662) 59 tahun dari Cilawu, dan laki-laki (KC-2711) 72 tahun dari Tarogong Kidul.

Sehingga meninggalnya ketiga pasien tersebut maka total jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di kabupaten ini meningkat menjadi 66 kasus.

Juga ada penambahan 45 pasien dinyatakan sembuh dari. Mereka 28 perempuan dan 17 laki-laki berusia antara sebelas tahun hingga 72 tahun. Seluruhnya berasal dari 13 kecamatan.

Yakni Malangbong (26 orang), Cibatu (3 orang), Karangpawitan (3 orang), Pangatikan (2 orang), Leles (2 orang), Cilawu (2 orang), Cisurupan (1 orang), Kadungora (1 orang), Banyuresmi (1 orang), Kersamanah (1 orang), Bayongbong (1 orang), Limbangan (1 orang), dan Sukawening (1 orang)

Maka total jumlah pasien dinyatakan sembuh bertambah menjadi 1.438 orang, katanya. Meski hingga Jum’at pukul 23.55 WIB, tercatat ada 1.210 pasien positif masih dalam isolasi perawatan dan dua pasien positif menjalani isolasi mandiri.

Hingga, Sabtu (12/12-2020) Pukul 18:19:21 WIB, ada 22.274 warga kabupaten ini terpapar pandemi terdiri Konfirmasi 2.716 Orang, Probable 1 Kasus, Suspect 4.009, dan  Kontak Erat 15.548 Orang. (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut).

*****

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here