Bersatu Berkomitmen Memutus Penyebaran Covid-19 di Garut

0
19 views
Ricky R Darajat.
Mendesak Diperlukan Upaya Menjaga Jarak Fisik yang Aman.

“Mewujudkan Syukur Masih Diberi Umur”

Garut News ( Jum’at, 24/04 – 2020 ).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat, SH kembali mengajak bersama mewujudkan syukur masih diberi umur, dengan bersatu menjalankan komitmen memutus penyebaran wabah pandemi Covid-19. Di antaranya melakukan Social Distancing.

Menyusul Tim Surveilans Dinkes kabupaten ini pun melaksanakan tracing, Kamis (23/04-2020), hingga berlokasi cukup jauh di wilayah Kecamatan Banjarwangi dan Singajaya. Bahkan saat bersamaan satu tim lagi juga menyelenggarakan tracing di Kecamatan Tarogong Kaler.

Lantaran terdapat penambahan Dua Kasus Confirmasi (KC) Covid-19 terdiri KC-5, Perempuan berusia 45 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, yang sebelumnya ditetapkan ODP dan diperiksa rapid test pada 06 April 2020 dinyatakan REAKTIF.

Saat itu pula KC-5 diambil swab untuk diperiksakan PCR di Bandung. Selanjutnya melaksanakan isolasi mandiri. Namun berdasar hasil pemeriksaan laboratorium swab dinyatakan POSITIF, sehingga kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Kemudian KC-6 Laki-laki berusia 42 tahun dari Kecamatan Cikajang, setelah ditetapkan ODP pascaperjalanan dari Nepal 24 Maret 2020, dinyatakan REAKTIF 6 April 2020, diambil swab 8 April. Juga ditetapkan POSITIP kini mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Bahkan berita duka satu PDP (Laki-laki 60 tahun dari Kecamatan Wanaraja), masuk 22 April 2020 ke ruang isolasi RSUD dr. Slamet, Kamis pagi meninggal dunia dengan dugaan penyakit penyerta gangguan paru-paru dan imunitas disertai gagal pernafasan.

Jenazahnya dilakukan tatalaksana sesuai protokol kesehatan yang dimakamkan di kampung halamnnya.

Sehingga menjadi delapan PDP meninggal sejak ditemukan kasus pertama PDP di Kabupaten Garut pada Maret 2020.

“Hasil tracing terhadap kontak erat dengan KC-4 enam orang dan KC-5 ada 22 orang. Alhamdulillaah semua hasilnya dinyatakan Non-reaktif,” ujar Ricky R Darajat.

Sedangkan kontak erat dengan KC-6 pada beberapa waktu ke depan dilaksanakan tracing, dan tracking di Kecamatan Cikajang. Diawali kegiatan surveilans juga penyelidikan epidemiologi terhadap beberapa orang memiliki riwayat kontak dengan KC-6.

Dikemukakan, Hingga Kamis 23 April 2020 Pukul 20.30 WIB total Covid 19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) mencapai 2.707 kasus.

Terdiri OTG : 438 orang, 259 di antaranya masih dalam tahap observasi dan 179 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian, ODP : 2.217 kasus (76 kasus masih pemantauan, enam dalam perawatan, dan 2.135 selesai pemantauan, dengan delapan di antaranya meninggal.

PDP : 46 kasus (12 kasus dalam perawatan dan 34 kasus selesai pengawasan, delapan di antaranya meninggal.

Konfirmasi + : enam kasus terdiri empat dalam perawatan di RSUD dr Slamet, satu kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, dan  kasus meninggal.

Jumlah ODP terdeteksi pada fasilitas kesehatan mencapai 24 kasus, dan satu kasus
PDP (Laki-laki 60 tahun, Kecamatan Wanaraja) meninggal dunia dengan dugaan penyakit penyerta.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here