Berkeliling Dunia Mengenang Racikan Apik ‘Garoot Cooffee’

Berkeliling Dunia Mengenang Racikan Apik ‘Garoot Cooffee’

255
0
SHARE
Nathaniel Maramon.
Chief Enginer, Penyeberang Samudera Pengeliling Dunia.

“Chief Enginer Penyeberang Samudera Pengeliling Dunia”

Garut News ( Rabu, 19/08 – 2020 ).

Nataniel  Maromon, pria 61 tahun lulusan STM Negeri jurusan Mesin Jayapura Papua 1979, yang sejak 37 tahun hingga sekarang kerap berkeliling dunia menyeberangi samudera. Kini membawa kenangan racikan apik ‘Garoot Cooffee’.

Kehadirannya di Garut, pekerja keras freelance Chief Enginer di Perusahaan Belanda Global Ship’s Delivery tersebut. Ketat menerapkan protokol kesehatan mendaki seorang diri menyusuri Gunungapi Papandayan, juga menyempatkan mendatangi ‘Resto & Garoot Cooffee Agro Park Yadul ‘Ulya’.

Menikmati racikan ‘Garoot Cooffee’ sekaligus menjumpai sahabat dekat lawasnya Abah John, rekan satu kelas di STM Negeri Jayapura juga rekan sesama pecinta alam ‘Repala’ Jayapura, kembali bisa berjumpa setelah 41 tahun tak bertemu.

Enak Diminum dan Perlu.

Nataniel Maromon kelahiran Merauke dari pasangan suami istri, Ayah Timor dan Ibu dari Seram itu, berdomisili di Bogor dikarunia seorang anak laki-laki.

Pelbagai kota di seluruh dunia sering disinggahinya, namun mengaku yang paling mengesankan setiap berkunjung ke Republik Chili di bagian Tenggara Amerika Selatan.

Pada setiap waktu senggang dimanfaatkan touring menikmati usia senjanya yang kadangkala bersepeda motor bersama istri, sedangkan kegemarannya jalan-jalan keliling dunia sambil bekerja.

Melalui Ketatnya Kontrol Kualitas.

Lulusan jurusan teknik 1984 pada Pendidikan Perwira Pelayaran Besar Semarang ini, mengaku pula terpukau panorama alami kawasan pesisir pantai selatan Garut, termasuk Pantai Rancabuaya.

“Menu Pilihan”

Dengan pasokan kepiawaian baristanya, Ali bersama Axal. ‘Garoot Cooffee’ juga bisa menggebrak pangsa pasar dunia.

Lantaran elegan sajikan menu pilihan, di antaranya mangga dengan uht 150 ml, creamar 10 gr, pocoder 25 gr, serta gula 10 gr. Kemudian red veluet dengan racikan tak kalah apiknya, disusul taro, dan strawberry.

Bisa Tingkatkan Kualitas Imunitas Tubuh di Tengah Terjangan Pandemi.

Ragam kemasan ini, guna menjaring selera konsumen sekaligus sebagai pemasok kemandirian ekonomi Tahfidz Qur’an pada Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul.

******

Esay/Fotografer : Abah John.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY