Berburu Kontes Alami Kupu Kupu Garut Hingga Papua

0
55 views

“Mata Rantai Pertama Ekosistem Garut Belum Teridentivikasi”

Oleh : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Ahad, 22/02 – 2015 ).

Memotret Kontes Alami Kupu-Kupu di Garut, Sambil Memikat Pasangan..
Memotret Kontes Alami Kupu-Kupu di Garut, Sambil Memikat Pasangan..

Kabupaten Garut, yang terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Selatan pada koordinat 6º56’49” – 7 º45’00” Lintang Selatan, dan 107º25’8” – 108º7’30” Bujur Timur.

Selain terbaring bisu pada hamparan wilayah administratif seluas 306.519 hektare, atawa 3.065,19 km².

Juga memiliki dataran berketinggian rata-rata diatas 1.000 mdpl.

Sangat Indahnya Lukisan Kepak Sayap Kupu-Kupu Garut, "Ciptaan Allah SWT".
Sangat Indahnya Lukisan Kepak Sayap Kupu-Kupu Garut, “Ciptaan Allah SWT”.Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang.

Sebelah timur dengan Kabupaten Tasikmalaya, selatan dengan lintasan perairan internasional Samudera Hindia.

Serta sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Beragam potensi sumber daya alamnya luar biasa, sangat berlimpah ruah.

Sehingga menjadikannya sebagai daerah penyangga, maupun hitterland bagi pengembangan wilayah Bandung Raya.

Memesona.
Memesona di Alam Bebas.

Karena itu, memiliki kedudukan strategis memasok pemenuhan kebutuhan penduduk Kota, dan Kabupaten Bandung.

Sekaligus berperan mengendalikan keseimbangan lingkungan.

“Mata Rantai Pertama Ekosistem Garut Belum Teridentivikasi”

Namun ironisnya, beragam kekhasan kupu-kupu Garut, yang merupakan mata rantai pertama dalam ekosistem diperkirakan kuat, hingga kini belum teridentivikasi.

Kupu-Kupu Garut.
Kupu-Kupu Garut.

Padahal keberadaan kupu-kupu dipastikan bisa memancing satwa lain berdatangan.

Sehingga bisa lebih meningkatkan keragaman hayati.

Siklusnya antara lain telur menjadi ulat, kemudian menjadi kepompong.

Selanjutnya menjadi kupu-kupu, kawin-mawin, bertelur dan mati.

Uniknya seperempat jam setelah lahir, kupu-kupu bisa langsung kawin, lantaran meski baru lahir nalurinya bisa segera bereproduksi.

Maka mereka segera mencari pasangan hidup.

Kupu-kupu di Pegunungan Tengah Papua pun,  tak kalah menarik.

Bahkan sangat “spektakuler”. Sebab spisiesnya hanya terdapat satu-satunya di seluruh penjuru dunia, yang dikenal akrab dengan sebutan kupu-kupu “Sayap Burung”.

Koleksi dari Pegunungan Arfak.
Koleksi dari Pegunungan Arfak.

Sejak sebelum 1994 ditangkarkan “Yayasan Bina Lestari Bumi Cenderawasih” (YBLBC) di Manokwari, Papua Barat.

Sedangkan penangkarannya berlangsung pada kawasan penyanggah Cagar Alam Pegunungan Arfak Manokwari.

Kupu-kupu “Sayap Burung”, produk penangkaran semi alamiah tersebut, di antaranya spisies Ornithoptera Goliath Samson Jantan dan Betina dari Family Papilionidae dengan sebutan lokal “Atimai Mimun Nengai”

Ornithoptera Goliath Samson Jantan.
Ornithoptera Goliath Samson Jantan.

Mereka menyebar indah pada habitatnya di Hutan Primer berketinggian 700 – 1.000 meter (Koleksi Pegunungan Arfak, 1994).

Disusul spesies Paradisae Arfakensis betina dan jantan, kemudian spisies Priamus Pogidon betina, serta jantan.

Spisies kupu-kupu di Kabupaten Garut, dipastikan pula bisa dibanggakan lantaran hampir setiap saat menampakkan diri mengepakan sayapnya pada pelataran halaman rumah penduduk.

Kupu Kupu Batimurung Sulawesi Selatan.
Kupu Kupu Batimurung Sulawesi Selatan.

Mereka berkontes secara alami, tanpa hingar bingar, juga tanpa perlu kepanitiaan permanen.

Serta tanpa protokoler dan serimonial, tanpa pula “dieksploitasi”, tetapi indah menawan dipandang juga diterawang jauh ke depan.

Apalagi jika telah lengkap teridentivikasi secara ilmiah.

 

*********

Fotografer :

John Doddy Hidayat.

Selesai.