Berbagi Bersama Yadul ‘Ulya di Tengah Kepungan Pandemi

0
10 views
Berbagi Bersama "Sedekah Pesantren. Com" di tengah kepungan pandemi juga kesulitan perekonomian masyarakat  yang diakibatkan wabah global tersebut.
Dikemas Apik Juga Menarik.

“Kematian Masih Terus Bertambah”

Garutnews ( Sabtu, 17/07 – 2021 ).

Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut merealisasikan program kepedulian sosial dan empati kepada sesama, berupa Berbagi Bersama “Sedekah Pesantren. Com” di tengah kepungan pandemi juga kesulitan perekonomian masyarakat  akibat wabah global tersebut.

Sehingga pada, Sabtu (17/07-2021) petang, ratusan nasi kotak dibagikan kepada kaum dhuafa di seputar Kota Garut, di antaranya kepada para penarik becak, petugas parkir, anak-anak jalanan terlantar, serta pedagang asongan.

Sedangkan proses pembagiannya dengan menerapkan protokol kesehatan, yang  bersamaan berlangsungnya ‘Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat’ (PPKM) Darurat.

Kaum Dhuafa.

Ratusan nasi kotak berkemasan apik juga menarik itu, diproduk dari Baso Aci Jayaraga yang kini ‘Hanya Menerima Pesanan Untuk Takeaway, dan Delivery Order’,” imbuh Ust. M. Angga Tirta. Pemilik Yayasan Yadul ‘Ulya.

“Kematian Masih Terus Bertambah”

Meski dalam beberapa hari terakhir kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut mulai menunjukkan penurunan bersamaan bertambahnya pasien sembuh, namun pasien meninggal terpapar wabah ini masih berfluktuatif terjadi setiap hari. Sehingga akumulasi kematian diakibatkannya juga masih terus bertambah.

Pada, Jum’at (16/07-2021), mengutip keterangan Satgas Covid-19 kabupaten setempat disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas, Muksin. Kasus aktif Covid-19 di kabupatennya tercatat mencapai 1.382. Jumlah tersebut berkurang 142 dari sehari sebelumnya 1.524.

Para Penarik Becak.

Pasien positif menjalani isolasi mandiri berkurang menjadi 963 dari sebelumnya 1.074. Demikian pula pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit berkurang menjadi 419 dari sebelumnya 450.

Hal itu tak terlepas dari adanya penambahan pasien positif dinyatakan selesai pemantauan isolasinya 304. Sehingga akumulasi pasien sembuh meningkat menjadi 19.667.

Penambahan pasien sembuh tersebut lebih banyak dibandingkan penambahan volume harian kasus baru pasien terkonfirmasi positif pada hari sama 173 orang.

Baso Aci Jayaraga Garut.

Adanya penambahan 173 pasien positif pun menjadikan akumulasi pasien positif di Garut menjadi 22.061, katanya.

Maka, persentase kesembuhan pasien di Garut kini mencapai sekitar 89,14 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya mencapai sekitar 88,46 persen.

Ironis, akumulasi pasien positif  meninggal dunia masih bertambah menjadi 1.012. Hal itu terjadi menyusul adanya penambahan sebelas pasien terpapar meninggal dari sebelas kecamatan.

Ratusan Kotak Nasi, dan Minuman Ringan Segar.

Persentase kematian pasien positif juga mencapai sekitar 4,58 persen dari total pasien positif 22.061. Atau, meningkat sekitar 0,01 persen dari persentase sehari sebelumnya mencapai sekitar 4,57 persen, kata Muksin.

******

Abisyamil, JDH/Ilustrasi Fotografer : John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here