Beragam Potensi Pariwisata Leuwigoong Garut Masih Diterlantarkan

Garut News ( Kamis, 13/03 – 2014 ).

Jujun Juhana. (Foto: John Doddy Hidayat).
Jujun Juhana. (Foto: John Doddy Hidayat).

Beragam potensi pariwisata terdapat pada wilayah Kecamatan Leuwigoong, Garut, Jawa Barat, hingga kini masih mengesankan dibiarkan terlantar.

Padahal jika dikelola memadai, apalagi proporsional dan profesional, dipastikan bisa bernilai ekonomi, bahkan dapat menyejahterakan penduduk sekitarnya, atawa mendatangkan devisa bagi daerah.

Camat setempat, Jujun Juhana kepada Garut News katakan, Kamis (13/03-2014), di wilayahnya terdapat Situ Sarkanjut bisa dijadikan obyek kunjungan wisata menarik.

Pemandangan Di Bawah Kaki Gunung Haruman. (Foto: John Doddy Hidayat).
Pemandangan Di Bawah Kaki Gunung Haruman. (Foto: John Doddy Hidayat).

Namun kondisi infrastruktur penunjangnya, antara lain akses jalan meski hanya sejauh 700 meter dari jalan raya, tetapi mendesak diperlukan perbaikan.

Situ atau danau seluas tiga hektar itu, kini mengalami banyak endapan sedimentasi atawa pendangkalan, sehingga lokasi terdalamnya hanya dua meter.

Namun berjarak relatif dekat, maupun sekitar 20 km arah utara dari pusat Kota Garut.

Potensi ini, juga bisa mengairi areal persawahan seluas 800 hektare, katanya.

Masih di Kecamatan Leuwigoong, terdapat pula obyek wisata “Pancuran Tujuh”, merupakan bagian potensi wisata ziarah “Eyang Wali Cipareuan”, berbatasan dengan Kaki Gunung Haruman.

Wilayah Kecamatan Leuwigoong, memiliki delapan desa, 100 RW, dan 257 RT, luas wilayahnya 0,1 persen dari luas wilayah Kabupaten Garut.

Dihuni 45.000 penduduk atawa sekitar 12.000 kepala keluarga (KK), seluruh perkampungan penduduknya tersentuh aliran jaringan penerangan listrik, kata Camat Jujun Juhana.

*****

John.

Related posts