Beragam Cara “Ngabuburit” Atawa Menunggu Berbuka Puasa

Garut News ( Ahad, 20/07 – 2014 ).

Jay, Menyapa Pendengar Sambil "Ngabuburit"
Jay, Menyapa Pendengar Sambil “Ngabuburit”

Ternyata, ada beragam cara “ngabuburit” atawa menunggu berbuka Puasa Ramadhan 1435 H/2014 ini, yang merebak marak diselenggarakan penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Berlangsung hampir setiap hari, menjelang berbuka Puasa Ramadhan.

Jay, demikian pria ini akrab disapa, reporter maupun pewarta juga penyiar radio penyiaran di Kota Garut.

Ngabuburit Bareng Lintasi Pinggiran Kota Garut, Dengan Menaiki Mobil Bak Terbuka.
Ngabuburit Bareng Lintasi Pinggiran Kota Garut, Dengan Menaiki Mobil Bak Terbuka.

Sejak memasuki Puasa Ramadhan, tetap “concern” dengan profesinya sebagai penyiar.

Menyampaikan berita, termasuk menyapa para pendengarnya dari udara, sambil memenuhi permintaan lagu, juga sambil ngabuburit.

“Engkau Penyiar, Suaramu, Sungguh Merdu,” demikian ungkapan dari salah satu bait lagu yang dinyanyikan Iin Parlina, dari Group Bimbo.

Ngabuburit Sambil berburu Layangan di Tengah Sawah.
Ngabuburit Sambil berburu Layangan di Tengah Sawah.

Sedangkan penduduk Kota Garut lainnya, antara lain ngabuburit bareng sambil berkeliling melintasi pinggiran kota, menaiki mobil jenis Colt L-300 dengan bak terbuka.

Mereka menunggu berbuka puasa sambil menikmati pemandangan sore hari.

Terdapat pula anak-anak, ngabuburit sambil berburu layangan hingga ke tengah sawah, mereka cekatan berlarian di atas pematang.

Sarat Canda dan Tawa,Meski Kaki Bahkan Baju Berlumuran Tanah.
Sarat Canda dan Tawa,Meski Kaki Bahkan Baju Berlumuran Tanah.

Meski kerap terpelesat lantaran licin.

Kemudian sekujur badan termasuk bajunya sarat terkotori “leutak” atawa tanah basah pada areal persawahan.

Namun mereka tetap bergembira, sarat canda dan tawa bersama rekannya, tanpa beban apapun.

*******

Esay/Foto :

John Doddy Hidayat.

Produksi    : Ahad (20/07-2014) sore.

Related posts

Leave a Comment