Bencana Moral Beserta Alam Mengepung Kabupaten Garut

0
25 views

“Ketua MUI : Peranan Orang Tua Mendesak Segera Dimaksimalkan”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 14/03 – 2016 ).

Ceng Munir.
Ceng Munir.

Prahara berupa bencana moral beserta bencana alam kini kian mengepung Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sehingga peranan orang tua bersama masyarakat semakin mendesak bisa segera “dimaksimalkan”

Ketua Umum “Majelis Ulama Indonesia” (MUI) Kabupaten Garut, KH. Sirojul Munir akrab disapa Ceng Munir menyatakan, dampak pergaulan bebas yang tak terkontrol diperparah penyalahgunaan penggunaan teknologi informasi.

Seperti internet termasuk telepon genggam, dan face book, menjadikan kalangan generasi muda terutama remaja juga murid SLTP dan SLTA semakin terbius pergaulan bebas.

Yana Suryana.
Yana Suryana.

Bahkan yang sangat mengenaskan juga menyedihkan, indikasi terjadinya murid SMP hamil di luiar nikah, kemudian anak di bawah umur tersebut diketahui mendadak nyaris melahirkan bayinya di dalam kelas atawa bersamaan berlangsungnya proses belajar-mengajar.

Karena itu, Ceng Munir menyerukan, saatnya kini setiap seluruh orang tua bersama masyarakat bisa maksimal melaksanakan peran dan fungsinya masing-masing.

Jajaran Diskominfo kabupaten setempat, juga didesak berkemampuan bisa menutup situs-situs porno pada internet, jika tak mampu maka dianjurkan secepatnya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi hingga ke tingkat kementerian maupun pusat, tandas Cerng Munir kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (14/03-2016).

Dikatakan, jajaran MUI Kabupaten Garut pun, segera menggelar rapat pleno membahas banyak hal, termasuk program kerja, tugas pokok dan fungsi pengurus, diagendakan paling telat pada April 2016 mendatang.

Di antaranya membahas upaya penanggulangan aliran sesat, selain itu pula MUI pun masih belum memiliki perpustakaan guna mengoleksi bahan bacaan pelbagai mashab dan perundang-undangan.

Maka sangat diharapkan para pihak bisa menginfaq-an buku-bukunya, menyusul pemenuhan kebutuhan perpustakaan, diperlukan sedikitnya pendanaan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Jalan rusak serta Longsor”

Luapan Air Drainase.
Luapan Air Drainase.

Kepala UPTD Bina Marga Garut Kota, Yana Suryana mengemukakan, di wilayahnya banyak terdapat titik lokasi rawan bencana alam.

Di antaranya banjir luapan dari drainase atawa gorong-gorong, serta tanah longsor.

Seperti terjadi pada Sabtu (12/03-2016) lalu sejak pukul 16.00 hingga tuntas diperbaiki pada pukul 03.00 keesokan harinya.

Lantaran terdapat sedikitnya enam titik lokasi yang tergerus longsor pada lintasan ruas badan jalan tujuan Godok Kecamatan Karangpawitan.

Longsoran dari gerusan tebing setinggi empat meter itu, menutup lintasan dan badan jalan, pada beberapa titik lokasi lintasan jalan sejauh delapan kilometer.

Upaya penanggulangannya secara manual juga mendapatkan bantuan peralatan berat, ungkap Yana Suryana.

 

*******