Benarkah MH370 Terjebak di Segitiga Bermuda Asia seperti Kata Ki Joko Bodo?

Garut News ( Sabtu, 15/03 – 2014 ).

Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (08/03-2014) pagi. (CNN.com)
Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu (08/03-2014) pagi. (CNN.com)

Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 tak kunjung membuahkan hasil memicu banyak spekulasi, termasuk usaha mengaitkan kejadian tersebut dengan mitos.

Salah satu mitos muncul, seperti umumnya terkait kasus pesawat atawa kapal hilang, tentang Segitiga Bermuda.

Kali ini, muncul istilah Segitiga Bermuda Asia.

Pernyataan mengaitkan kejadian hilangnya MH370 dengan Segitiga Bermuda Asia bukan hanya berasal dari dukun, tetapi juga dari politisi.

Mantan Menteri Besar Perak, Datuk Seri Mohammad Nizar, lewat akun Twitter me-mention pembawa berita CNN, Piers Morgan, menyatakan, pencarian MH370 takkan membuahkan hasil.

“Perairan Segitiga Bermuda Baru terdeteksi di perairan Vietnam, perangkat berteknologi canggih mengagumkan takkan berguna,” demikian tweet Nizar, Ahad (09/03-2014).

Mahaguru Ibrahim Mat Zin, orang menekuni supranatural dari Malaysia, mengatakan MH370 masuk ke alam gaib.

Di Indonesia, komentar Mat Zin diamini Ki Joko Bodo, seperti diberitakan Tribunnews.com, Selasa (11/03-2014).

“Di alam gaib, mereka bisa hidup sampai 800 tahun. Jadi, mau seluruh dunia mencari pesawat Malaysia itu, tak akan ketemu lantaran masuk, atau terperangkap ke alam gaib,” katanya.

“Pesawat dan penumpangnya itu masuk saat portal alam gaib itu terbuka,” ungkap Joko Bodo.

Ia mengatakan, Segitiga Bermuda Asia memang ada.

Situs berita Livescience, Rabu (12/03-2014), memberitakan, ada anggapan perairan tempat hilangnya MH370 persis berada di sisi lain Segitiga Bermuda.

Benarkah?

Pertanyaannya kemudian, apakah hilangnya MH370 memang bisa dikaitkan Segitiga Bermuda?

Apakah Segitiga Bermuda memang ada?

Bagaimana dengan Segitiga Bermuda Asia?

Benjamin Radford, editor majalah Skeptical Inquirer dan penulis buku Scientific Paranormal Investigation: How to Solve Unexplained Mysteries mengungkapkan tanggapannya di Livescience.

Ia mengatakan, “masalah terbesar dari mengaitkan hilangnya MH370 dengan Segitiga Bermuda adalah bahwa Segitiga Bermuda itu sendiri tidak ada.”

Istilah Segitiga Bermuda pertama kali muncul pada 1964 dan mulai populer setelah penulis bernama Charles Berlitz menuliskannya.

Berlitz memercayai, Segitiga Bermuda bagian dari benua Atlantis yang hilang.

Penulis lain menambahkan Segitiga Bermuda menyimpan energi bisa menarik pesawat masuk.

Di sana juga dipercaya merupakan tempat tinggal alien di dasar laut.

Mitos tentang Segitiga Bermuda terbantahkan pada 1970 ketika wartawan bernama Larry Kusche melakukan riset tentang kawasan dikenal misterius itu.

Dalam laporannya, Kusche menyatakan cerita tentang Segitiga Bermuda muncul lantaran kesalahan serta salin-menyalin naskah penulis tanpa memedulikan fakta ilmiah.

Pada bukunya, The Bermuda Triangle Mystery – Solved (Prometheus Books, 1972), Kusche mengungkapkan banyak penulis Segitiga Bermuda menulis tanpa investigasi.

Ketika buku kemudian dikonsumsi khalayak, banyak kalangan kemudian memercayai sesuatu sebenarnya tak benar itu.

Tentang perairan Vietnam persis berada di sisi bumi lain dari Segitiga Bermuda, itu pun tak benar.

Sisi bumi lain dari Segitiga Bermuda sejatinya Laut Karibia.

Kawasan Segitiga Bermuda sendiri menjadi perairan sibuk dengan banyak kapal kargo dan pesiar lewat.

Memang, ada tenggelam, tetapi banyak juga tidak.

Apakah hilangnya MH370 misterius?

Ya, memang, lantaran masih belum ditemukan penjelasannya.

Namun, terlalu mengada-ada jika mengatakan MH370 pergi ke alam lain.


Penulis : Yunanto Wiji Utomo
Editor : Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com

Related posts

Leave a Comment