Benarkah Data 314.238 Penduduk Garut Bukan Pemilih?

0
37 views
Hilwan Fanaqi.

Garut News ( Selasa, 08/01 – 2019 ).

Hilwan Fanaqi.

“KPU Imbau Masyarakat Proaktif Mengecek Keberadaannya di DPT”

Oleh : John Doddy Hidayat

Benarkah akurasi pendataan mengenai 314.238 penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat, bukan pemilih? atau tak memiliki hak untuk menjadi pemilih pada Pemilu 2019 ini.

Lantaran berdasar keterangan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi, serta Jumlah Daftar Pemilih Pemilu 2019 di kabupaten tersebut, menunjukan dari 2.210.017 jumlah penduduk, terdapat 1.895.779 di antaranya Jumlah Pemilih DPT – HP.

Sehingga ada 314.238 penduduk yang tak memiliki hak pilih, mereka antara lain dipastikan kini berusia 0 – 16 tahun termasuk Balita, anak-anak PAUD dan TK, murid SD, SMP, dan murid kelas 2 SMA/SMK/Sederajat.

Meski sama sekali tak bermaksud menyalahkan institusi manapun. Namun pertanyaanya ; apakah mungkin totalitas jumlah mereka itu hanya 314.238 penduduk? Sebab logikanya bisa mencapai 800 ribuan penduduk, apalagi apabila mengacu pada data jumlah penduduk Kabupaten Garut versi BPS setempat 2,6 juta lebih.

Jika akurasi pendataannya benar, berarti merupakan fenomena piramida terbalik. Dalam artian jumlah mereka yang berkatagori tak memiliki hak pilih ini relatif sangat kecil.

Sebab cukup sulit bisa diterima secara logika, padahal di antaranya dapat kita hitung ‘berapa jumlah balita di Kabupaten Garut? ditambahkan dengan total jumlah anak PAUD dan TK, juga murid SD, SMP hingga murid kelas 2 SMA/SMK/Sederajat. “Apakah total jumlahnya hanya 314.238 penduduk”.

Semoga akurasi pendataan tersebut benar adanya, tetapi jika keliru antara lain bisa berpengaruh pada perolehan prosentase peran serta masyarakat pada Pemilu, dalam artian bisa saja fakta sebenarnya partisipasi pemilihnya tinggi.

Namun karena pendataannya tak akurat maka angka maupun prosentase partisipasinya justru bisa menjadi berkurang.

Jajaran Bidang ‘Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan’ (PIAK) pada Disdukcapil kabupaten setempat, menyatakan pihaknya mengacu pada data konsolidasi bersih bersumber Kemendagri, katanya, Selasa ( 08/01 – 2019 ).

Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Garut, Hilwan Fanaqi antara lain mengimbau agar masyarakat pro aktif mengecek keberadaanya dalam DPT, jika belum tercantum supaya segera melapor ke PPS maupun PPK.

“Pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi KPU (KPU RI Permilu 2019) kemudian menuliskan angka NIK, dan nama depan,” imbuh Fanaqi.

Dari alokasi 50 kursi DPRD kabupaten ini, berjumlah pemilih DPT – HP terdiri 963.911 laki – laki, dan 931.868 pemilih perempuan, mereka tersebar pada 8.056 TPS.

Meliputi lima ‘Daerah Pemilihan’ (Dapil), masing – masing Dapil Garut 1 beralokasi 11 kursi, Garut 2 (12 kursi), Garut 3 (9 kursi), Dapil 4 (10 kursi), serta pada D+apil Garut 5 beralokasi 8 kursi.

Sedangkan jumlah kotak suara berbahan baku dupleks di Kabupaten Garut mencapai sekitar 40.426 unit, belum termasuk jumlah kotak suara di TPS Rumah Sakit.

Sebanyak 40.426 kotak suara ini, tersebar pada 8.056 TPS, 42 PPK, 3 TPS ‘Lembaga Pemasyarakatan’ (Lapas), dan satu TPS di ‘Rumah Tahanan’ (Rutan).

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here